Jakarta, GPriority.co.id – Kebakaran besar melanda kawasan pergudangan di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam. Api yang cepat membesar membuat empat bangunan gudang hangus terbakar.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 20.06 WIB.
Petugas kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 20.23 WIB dengan mengerahkan 20 unit mobil pemadam serta 100 personel untuk melakukan pemadaman.
Setelah memadamkan api selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.42 WIB.
Syaiful menjelaskan, lokasi kebakaran berada di kompleks Pergudangan Miami yang dipenuhi aktivitas penyimpanan barang dan distribusi logistik. Menurutnya, bangunan yang terbakar mayoritas merupakan gudang penyimpanan paket, bukan area produksi pabrik.
“Ya itu gudang paket, empat gudang itu gudang paket, yang jelas gudang paket,” ucap Syaiful, dikutip dari Antara, Selasa (12/5).
Dalam proses kebakaran, sempat terjadi beberapa kali ledakan beruntun yang diduga berasal dari bahan kimia dan gas yang tersimpan di dalam gudang. Syaiful menyebut ledakan kemungkinan dipicu oleh botol-botol berisi cairan kimia yang tersambar api.
“Ternyata gudang ini isinya banyak bahan kimia dan gas. Seperti tadi, banyak terjadi ledakan. Ledakannya itu berasal dari barang-barang kecil, seperti botol tiner, tapi mungkin bukan tiner. Awal-awal memang banyak sekali ledakan,” kata Syaiful.
Ledakan tersebut bahkan melontarkan botol-botol ke udara. Kondisi itu membuat petugas mewaspadai potensi gas beracun dari asap kebakaran sehingga mereka menggunakan masker khusus saat melakukan pemadaman manual.
Selain ancaman bahan kimia berbahaya, petugas juga menghadapi kendala minimnya jalur pasokan air.
“Walaupun ada hambatan terkait pasokan air, mudah-mudahan tidak tersendat lagi, karena kita hanya punya satu jalur suplai air di sisi selatan,” ujar Syaiful.
Hingga kini, belum dipastikan apakah gudang-gudang yang terbakar berada dalam satu kepemilikan atau milik pihak berbeda. Meski demikian, pihak pemadam memastikan tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.
