Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Dimas A Putra | Foto: Pexels.com/@magnusmueller
Jakarta, GPriority.co.id— Tidak dipungkiri, zaman yang sudah berubah ini seseorang tidak lepas dari yang namanya gadget dan media sosial. Setiap hari akan ada terus informasi yang bisa diakses dengan mudah.
Selain mengakses informasi, media sosial juga menjadi wadah untuk membagikan momen. Seperti kebahagiaan misalnya, entah jalan-jalan atau mengunggah foto barang yang berhasil dibeli.
Tapi, ada dampak negatif jika sudah kecanduan bermain media sosial. Simak dampaknya yang perlu diketahui.
Bisa berdampak bahaya bagi otak
Dampak negatif dari kecanduan media sosial adalah otak, di mana seseorang akan ketagihan baik secara fisik maupun psikologis. Dilansir dari Addicitoncenter.com, studi dari Universitas Harvard mengatakan, media sosial dapat memicu bagian otak yang sama dengan pengaruh konsumsi zat adiktif.
Faktor lain yang menyebabkan kecanduan media sosial adalah bahwa pusat penghargaan di otak paling aktif ketika seseorang membicarakan diri mereka sendiri. Lebih parahnya, mereka akan suka pamer kehidupan serta menjadi narsistik.
Meski membuka media sosial dapat meredakan stres dan mencari informasi dengan mudah, kalau terlalu lama bisa menjadi malas melakukan apapun selain scrolling.
Tanda kecanduan media sosial
Diketahui, kecanduan media sosial memiliki tanda-tandanya. Melansir dari Halodoc.com, kenal tanda-tandanya sebagai berikut.
-Merasa senang jika meendapatkan banyak likes dan komentar.
-Ingin mendapatkan perhatian lebih banyak orang alias butuh validasi.
-Tidak mau dicap ketinggalan zaman oleh teman-temannya.
Demikian dampak negatif dari media sosial. Bagaimana menurutmu?
