Hilang Selama 60 Tahun, Nokdiak Moncong Panjang Ditemukan di Hutan Papua!

Hilang Selama 60 Tahun, Nokdiak Moncong Panjang Ditemukan di Hutan Papua! Hilang Selama 60 Tahun, Nokdiak Moncong Panjang Ditemukan di Hutan Papua!

Jakarta, GPriority.co.id – Para ilmuwan baru saja mengonfirmasi penemuan kembali hewan langka Nokdiak Moncong Panjang di Hutan Papua.

Nokdiak Moncong Panjang atau Attenborough (Zaglossus attenboroughi), merupakan mamalia bertelur langka yang diyakini telah punah selama lebih dari 60 tahun. Makhluk yang sulit ditangkap ini terlihat jauh di dalam hutan hujan Papua, Indonesia, selama ekspedisi yang dipimpin oleh para peneliti dari Universitas Oxford.

Temuan tersebut dilengkapi dengan bukti foto, dan dipublikasikan dalam jurnal NPJ Biodiversity pada 12 Mei 2025 lalu.

“Tidak tercatat selama 62 tahun, tetapi kami menyajikan bukti ilmiah pertama tentang kelangsungan hidupnya hingga saat ini,” tulis tim peneliti Universitas Oxford dalam makalah penelitian mereka.

Terlihat pada video yang beredar, spesies Nokdiak Moncong Panjang menonjol dengan bulunya yang kasar dan moncongnya yang panjang, yang digunakannya untuk mencari serangga dan cacing di dalam tanah.

Spesies ini bahkan dijuluki “fosil hidup” karena garis evolusinya berasal dari era dinosaurus (sekitar 200 juta tahun yang lalu).

Saat ini, hanya ada lima spesies mamalia bertelur yang masih hidup. Oleh karena itu, penemuan spesies ini lagi menjadi kabar besar bagi dunia sains.

“Saat ini, terdapat lebih dari 2.000 spesies Nokdiak Moncong Panjang yang disebut punah. Beberapa spesies mungkin telah punah, menjadi korban dari krisis keanekaragaman hayati global. Tetapi penemuan kembali spesies tersebut memberikan harapan bahwa spesies lain masih hidup, terutama di tempat-tempat yang penelitian biologinya terbatas,” tulis para peneliti dalam makalah tersebut.

Foto : NPJ Biodiversity