Ibu Baru, Begini Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang Perlu Diketahui

Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Cahya dan Iwan

Jakarta, GPriority.co.id— Kelahiran bayi ke dunia memang menjadi momen yang paling ditunggu oleh pasangan suami istr, terutama bagi yang baru pertama kali menjadi orangtua.

Momen masa-masa bayi baru lahir memang jadi momen yang harus dimanfaatkan. Namun, ada yang perlu diketahui sebagai ibu baru, salah satunya cara merawat bayi baru lahir.

Lebih lanjut, simak selengkapnya mengenai cara merawat bayi yang Gpriority rangkum berikut ini.

Cara menggendong bayi

Hal pertama yang perlu diketahui oleh ibu baru adalah cara menggendong bayi baru lahir. Tubuh bayi saat masih berusia di bawah satu bulan memang masih sangat lunak.

Oleh karena itu, sebagaimana yang dikutip dari Halodoc, ibu tidak boleh sembarangan pada saat menggendong bayi. Pastikan ibu melakukan cara menggendong bayi yang benar.

Belajar menyusui

Menyusui bayi di hari-hari pertama tentu tidak bisa langsung sempurna. Pastikan saat bayi baru lahir, perlu diperkenalkan dengan inisiasi menyusui dini. Tentunya ini memberikan kesempatan pada bayi untuk mulai menyusu segera setelah bayi dilahirkan.

Bayi butuh menyusu antara 8-12 kali sehari, atau setiap 1-3 jam menyusui bayi.

Merawat tali pusar

Bayi yang baru lahir memang tidak bisa terlepas dari tali pusar. Umumnya tali pusar akan terputus antara 1 sampai 2 minggu setelah kelahiran. Itu sebabnya seorang ibu penting mengetahui bagaimana cara merawatnya.

Selain itu, perlu hindari merawat tali pusrat dengan alkohol. Sebab ini dapat membahayakan kesehatan bayi.

Bayi wajib dijemur

Satu hal yang perlu dipelajari saat bayi baru lahir adalah menjemurnya di bawah matahari sebelum jam 9 pagi. Menjemur bayi saat waktu tersebut memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Sebab, matahari pagi memiliki kandungan spektrum sinar biru dan vitamin D yang alami untuk bayi.

Tahu cara memandikan bayi

Jika ibu ingin mengetahui cara memandikan bayi, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama, siapkan semua benda yang dibutuhkan. Mulai dari bak mandi, mangkuk cuci bersih berisi air hangat, dua handuk, popok bersh, pakaian bersih, dan kapas.

Rajin mengganti popok

Perawatan bayi seperti halnya mengganti popok menjadi hal yang penting demi menjaga kebersihan organ intim bayi. Karena itu, gantilah popok bayi setiap kali basah.

Pastikan bersihkan dulu daerah bayi yang terkena buang air kecil dengan air bersih, lalu keringkan menggunakan handuk kecil atau tisu. Setelah kering, beri bedak khusus pada daerah lipatan paha dan belakang agar terhindar dari kulit lecet.