Idul Adha 1444H, Belajar Dari Ketulusan Ibrahim A.S

Penulis : Ponco | Editor : Lina F | Foto : Ponco

Bogor, Gpriority.co.id – Ketulusan Nabi Ibrahim A.S harus menjadi pedoman bagi umat Islam dewasa ini. Dengan meneladaninya, umat Islam tentu akan mendapatkan kebahagiaan di dunia serta akhirat kelak.

Dalam khotbah Idul Adha 1444H di Perumahan Gemilang Property Citayam II, Bojonggede, Bogor, Kamis (29/06) Ustadz Sugeng Yuniarto menjelaskan bagaimana pengorbanan Nabi Ibrahim A.S menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh keikhlasan. Ibrahim A.S yang semula tak memiliki seorang anak, berkat pernikahan dengan Siti Hajar pun akhirnya memiliki seorang anak yang diberi nama Ismail A.S. Namun takdir membawanya ke suatu lembah dekat Baitullah yang kering dan tidak ada tanaman. Akhirnya berkat doa yang dipanjatkan Nabi Ibrahim, lembah tempat tinggal Hajar dan Ismail mulai berubah. Lewat Ismail, muncullah air Zam-Zam yang suci dan bermanfaat hingga kini.

Ibrahim A.S, sebutnya, kemudian juga bermimpi mendapatkan perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail A.S. Disampaikannya kemudian perihal mimpi tersebut kepada Ismail A.S. Mendengarnya, Ismail A.S pun menyatakan keikhlasannya untuk disembelih jika sudah menjadi hal itu sudah menjadi perintah Allah SWT.

Seiring dengan akan disembelihnya Ismail A.S, Allah SWT pun menggantinya dengan seekor domba besar. Dari situlah umat Islam diajak untuk selalu berkurban dengan penuh keikhlasan demi orang lain. Sugeng mengatakan Allah SWT akan mengganti orang yang berkurban dengan penuh keikhlasan dengan sesuatu yang lebih baik bahkan surga jaminannya.

Bertindak sebagai Imam Shalat Idul Adha 1444H di Perumahan Gemilang Property Citayam II adalah Ustad Dede Rukmana. Selepas shalat Idul Adha 1444H, warga Gemilang Property Citayam II pun melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang berjumlah satu ekor sapi dan empat ekor domba.