Indonesia Gandeng Vietnam Tingkatkan Kompetensi Penerapan EIP

Penulis : Ponco | Editor : Dimas A Putra | Foto : Kemenperin

Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus meningkatkan kerja sama dengan negara anggota anggota Global Eco Industrial Park Programme (GEIPP) salah satunya Vietnam dalam penerapan Eco Industrial Park (EIP). Adapun tujuannya, untuk meningkatkan kompetensi masing-masing negara dalam menerapkan konsep EIP.

“Tujuan dibangunnya EIP adalah untuk meningkatkan produktivitas sumber daya, kinerja ekonomi, lingkungan, sosial dan bisnis guna mencapai pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya di Jakarta, pada (23/10).

Menurut Agus, program pengembangan EIP berdampak penting terhadap pelestarian lingkungan berkelanjutan dalam sektor perindustrian. “Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk membangun industri manufaktur yang berdaya saing global melalui percepatan implementasi industri 4.0,” ujarnya.

Sebagai implementasi kerja sama EIP tersebut, Indonesia mendapat kunjungan delegasi Vietnam untuk mengunjungi beberapa lokasi industri yang menjadi proyek percontohan. Mulai dari kawasan Industri MM2100 di Kabupaten Bekasi, Kawasan Industri Batamindo di Batam, dan KIIC di Karawang. Kesemua lokasi tersebut telah menerapkan efisiensi sumber daya dengan menggunakan energi terbarukan sehingga lebih hemat energi.

Sementara itu terkait kerja sama tersebut, Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII), Eko S.A. Cahyanto juga berharap bahwa kerja sama yang dilakukan dengan Vietnam menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi bersama untuk industri yang inklusif dan berkelanjutan. “Semoga kolaborasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kedua negara,” ujarnya.

Sebagai informasi, selain melalui program GEIPP, dalam upaya melakukan transformasi Kawasan Industri di Indonesia menjadi EIP. Kemenperin juga memiliki program Eco Industrial Development (EID) dengan menggandeng Korean Energy Agency (KEA). Program tersebut saat ini dikerjakan oleh Krakatau Sarana Properti (KSP) sebagai pilot project. Selanjutnya Kemenperin juga akan bekerjasama dengan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP).

Sebagai investasi ke depan, pihak Kemenperin juga masih membuka peluang kerjasama dengan negara sahabat untuk melakukan transformasi atas 141 Kawasan Industri di Indonesia menjadi KI yang berkonsep EIP.