Jakarta, GPriority.co.id – Indonesia kembali mencatatkan prestasi penting di tingkat internasional setelah berhasil terpilih sebagai anggota Komite Antarpemerintah untuk Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026-2030.
Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Majelis Umum ke-11 Negara-Negara Pihak Konvensi 2003 untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda yang berlangsung di Paris, Prancis, pada Rabu (17/6) lalu.
Keberhasilan Indonesia menduduki posisi strategis tersebut menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat internasional terhadap komitmen Indonesia dalam menjaga, melindungi, dan mempromosikan warisan budaya takbenda secara berkelanjutan.
Pencapaian ini juga menunjukkan efektivitas diplomasi budaya Indonesia yang selama ini aktif menjalin kerja sama dengan berbagai negara anggota UNESCO.
Dalam keterangannya, Pemerintah Indonesia menyampaikan bahwa terpilihnya Indonesia tidak lepas dari dukungan luas negara-negara sahabat yang menilai Indonesia memiliki rekam jejak kuat dalam pelestarian budaya.
“Keberhasilan ini mencerminkan kepercayaan dunia internasional terhadap komitmen Indonesia dalam melestarikan warisan budaya secara berkelanjutan, sekaligus hasil dari diplomasi dan dukungan luas dari negara-negara sahabat,” demikian pernyataan resmi terkait hasil pemilihan tersebut.
Komite Antarpemerintah untuk Warisan Budaya Takbenda UNESCO memiliki peran penting dalam mengawasi implementasi Konvensi 2003, memberikan rekomendasi terkait pelindungan warisan budaya takbenda, serta mengevaluasi nominasi budaya yang diajukan negara-negara anggota untuk masuk ke dalam daftar UNESCO.
Dengan menjadi anggota komite periode 2026-2030, Indonesia akan berpartisipasi langsung dalam proses pengambilan keputusan terkait kebijakan global pelestarian budaya.
Posisi ini juga membuka peluang yang lebih besar bagi Indonesia untuk berbagi praktik terbaik dalam menjaga keberagaman budaya sekaligus memperkuat kerja sama internasional di bidang kebudayaan.
Indonesia selama ini dikenal memiliki kekayaan warisan budaya takbenda yang sangat beragam, mulai dari tradisi lisan, seni pertunjukan, ritual adat, hingga pengetahuan tradisional. Sejumlah budaya Indonesia telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia, di antaranya Batik Indonesia, Wayang, Angklung, dan Pantun.
Keanggotaan Indonesia dalam komite ini diharapkan semakin memperkuat posisi negara sebagai salah satu pemimpin dalam pelestarian budaya di tingkat global.
Selain itu, peran aktif Indonesia juga diharapkan dapat mendorong perlindungan warisan budaya yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Pemerintah menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hanya sebuah pengakuan internasional, tetapi juga amanah untuk terus memperkuat upaya pelestarian budaya sebagai bagian penting dari identitas bangsa.
Dengan kepercayaan yang diberikan UNESCO dan negara-negara anggota, Indonesia kini memiliki kesempatan lebih besar untuk berkontribusi dalam menjaga keberagaman budaya dunia di tengah tantangan global yang terus berkembang.
