Ini Resep Menjadi Penjual Online yang Ramah dan Beretika

Minahasa,Gpriority-Jangan salah,ramah tidak hanya melalui bicara secara langsung. Menggunakan kata-kata yang baik sopan santun dalam mempromosikan produk kita , dalam membalas pesan yang ditanyakan pembeli itu juga sudah termasuk ramah. Lantas apa lagi yang bisa menjadi masukan bagi penjual online sehingga produknya bisa menjadi diminati oleh konsumen. Jawabannya ada di Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 7 Oktober 2021 di Minahasa, Sulawesi Utara.

Mengangkat tema “Tips dan Trik Jualan Online”,Kemkominfo,Siberkreasi dan Dyandra Promosindo menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari dosen Universitas Sam Ratulangi, Asep Rahman; Agropreneur, Orlan Frenly Maleke; dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Manado, Ridwan Tabe; dan pemengaruh, Lois Merry Tangel. Adapun moderator adalah Hesty Imaniar. Kegiatan webinar kali ini diikuti oleh 247 peserta dari berbagai kalangan. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya, mengawali paparan dalam sesi materi, Orlan Frenly Maleke menyampaikan presentasi berjudul “Strategi Digital Marketing untuk Petani dan Nelayan di Tengah Pandemi Covid-19”. Dia mengatakan, sangat penting bagi pengusaha tani atau nelayan untuk mendigitalisasi usahanya agar terus berkembang dan terjadi peningkatan omzet. “Pemasaran melalui media sosial (medsos) merupakan salah satu cara ampuh untuk menjangkau konsumen baru,” tuturnya.

Selanjutnya, Lois Tangel membawakan materi dengan topik “Etika Online Shop”. Dia menegaskan, etika akan sangat berpengaruh dalam menciptakan kepuasan pelanggan. Sehingga, penting untuk bersikap ramah dengan merespons chat dari pembeli dengan cepat, menggunakan panggilan yang sopan, kata-kata yang tidak menyinggung, dan sabar. “Jawab setiap pertanyaan yang masuk, bila perlu kita membuka diskusi,” ujarnya.

Sebagai pemateri ketiga, Asep Rahman membawakan tema “Budaya Digital”. Dia memaparkan beberapa langkah bijak yang perlu dilakukan di era digital, antara lain meningkatkan literasi digital serta berpikir kreatif, kritis dan inovatif. Selain itu, mengubah gaya hidup konsumtif menjadi produktif. “Banyak cara menjadi manusia produktif di era digital ini,” tukasnya.

Adapun, Ridwan Tabe sebagai pemateri terakhir, menyampaikan topik “Keamanan Digital: Main Aman Saat Berbelanja Online”. Dalam berbelanja daring, kata Ridwan, jangan mudah tergiur harga yang sangat miring, promo diskon, dan bonus menarik. “Lihat dan bandingkan dulu harganya dengan produk yang sama di toko lain, kalau sangat berbeda, patut dicurigai. Sebaiknya, sebelum membeli juga sudah tahu kisaran harga produknya,” saran dia.

Selanjutnya, Hesty Imaniar selaku moderator memandu sesi tanya jawab yang disambut hangat oleh peserta. Dalam kesempatan tersebut, peserta dipersilahkan mengajukan pertanyaan kepada para narasumber. Sepuluh penanya beruntung berhak mendapatkan hadiah berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 dari panitia.

Olivia Yolanda, salah satu peserta kegiatan Literasi Digital, menanyakan cara menjalin hubungan baik dengan pelanggan melalui platform daring. Lois Tangel menyarankan agar akun yang dimiliki selalu aktif. “Setiap hari harus ada aktivitas, baik postingan produk, games, bikin giveaway, lomba. Lalu, ketika produk sudah di tangan pembeli, kita follow up, tanyakan apa sudah sampai? ada yang kurang? dan ucapkan terima kasih,” saran dia.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

 

Related posts