Inovasi Kamus Bahasa Tidung, Bukti Peranan Pemuda di Nunukan

Jakarta,GPriority.co.id-Kabupaten Nunukan merupakan salah satu daerah perbatasan yang memiliki penduduk dari beragam suku di Indonesia. Inilah yang membuat Bahasa Tidung yang mereka miliki jarang digunakan.

Melihat hal tersebut sekelompok pemuda di Suku Tidung Nunukan merasa gelisah. Karena bahasa asli Tidung mulai berkurang dipahami oleh generasi selanjutnya karena bahasa yang mereka gunakan menggunakan bahasa luar. kegelisahan inilah yang membuat mereka bekerja sama dengan dinas pendidikan Nunukan mereka membuat Kamus Bahasa Tidung.

” Pemuda yang menggarap kamus tersebut mendapat bimbingan dari ketua dan kelompok adat,” jelas Asnawi Kabid Ketenagaan Kurikulum Sastra dan Perijinan Dinas Pendidikan dan olahraga Kabupaten Nunukan yang dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (15/9/2022).

Bahasa Tidung seperti dijelaskan Asnawi merupakan bahasa yang dipergunakan oleh Lintas Negara. Karena digunakan juga oleh Penduduk Malaysia yang berada di Sabah dan sekitarnya. Tak hanya Tidung, bahasa Dayak lundayeh dan Agabak juga digunakan Lintas Negara.” Dengan mengembangkan bahasa daerah menjadi kamus kami merasa mengembus negara lain dan mereka ingin mengikuti inovasi itu. Alasan itulah yang melatarbelakangi kami bekerja sama dengan masyarakat adat untuk membuat kamus bahasa daerah,” jelas Asnawi.

Asnawi juga mengatakan bahwa Suku-Suku di Nunukan dan Kalimantan sangat cinta NKRI. Maka sejauh-jauhnya mereka merantau ke luar negeri pasti akan kembali untuk membangun daerahnya.

Selain membuat kamus, pemuda di Nunukan juga memiliki prestasi di bidang olahraga. Inovasi lainnya juga dilakukan dibidang UMKM. Mengenai pendidikan, Asnawi mengatakan sangat antusias, sehingga banyak yang menjadi sarjana.(Hs.Foto.Dok.Pribadi)