Penulis : Dimas | Editor : Lina F | Foto : dok.pribadi
Kaltara,GPriority.co.id-Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berencana menggelar kembali Kaltara Investment Forum (KIF) pada Agustus 2023 mendatang. Gelaran yang diharapkan mampu menghasilkan peluang investasi ini akan mengaplikasikan dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO).
“Dokumen IPRO berisikan pre-FS dan/atau FS termasuk hitungan bisnis dan nilai perekonomian project,” pungkas Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Rahman Putrayani Minggu (27/4).
Menurut Rahman penggunaan IPRO ini sangat layak ditawarkan kepada calon investor potensial, karena dokumen ini (IPRO) sangat lengkap.
Sebelumnya, Rahman membeberkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan asosiasi pengusaha serta pengelola kawasan industri. yang mana dalam pertemuan tersebut, pihaknya mengedus adanya peluang investasi mencapai Rp 50 Triliun.
“Kami sudah mengidentifikasi beberapa proyek yang memiliki peluang. Baik infrastruktur jalan, perdagangan, pertanian dan lainnya. Ada 19 poin di mana total peluang investasi mencapai USD 3,6 milliar. Atau jika di rupiah kan lebih dari Rp50 triliun. Nantinya akan di akurasi kembali,” tandasnya.
Lebih lanjut pada pelaksanaannya, Rahman mengungkapkan akan berlangsung di dua tempat antara Tarakan atau di Tanjung Selor.
Ia juga berharap dengan digunakannya dokumen IPRO tersebut dipastikan akan lebih maksimal dari tahun sebelumnya.
“Rencananya di Tarakan atau di Tanjung Selor. Kemungkinan kegiatannya sederhana,” jelasnya. (ADV)
