Jakarta Waspada Lagi

Jakarta,Gpriority- Usai lebaran hingga saat ini, kasus Covid-19 di DKI Jakarta semakin hari semakin bertambah. Dikutip dari Laman Satgas Covid-19 DKI Jakarta, Senin (14/6/2021) dalam satu minggu ini  kasus Covid-19 DKI Jakarta naik 11.500 menjadi 17.400.

Akibat kenaikan ini keterisian isolasi di DKI Jakarta menjadi meningkat tajam, yang awalnya hanya terisi 45% menjadi 75%.

Menanggapi kenaikan Covid-19, Gubernur DKI Jakarta dalam siaran persnya melalui laman You Tube Pemprov DKI Jakarta, Senin (14/6/2021) mengatakan bahwa Jakarta pada saat ini berpotensi kembali memasuki masa genting.Untuk itulah Pemprov DKI seperti dituturkan Anies akan segera mengambil tindakan. “ Tindakan ini dimaksudkan agar Covid-19 tidak semakin bertambah jumlahnya. Dan pasien bisa tertangani dengan baik,” tutur Anies.

Adapun tindakan yang akan kembali dilakukan oleh Anies adalah akan kembali melakukan pengetatan ekstra seperti yang pernah dilakukan sebelumnya saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“ Pada saat ini Jakarta berpotensi memasuki masa genting. Untuk itulah saya memberi peringatan agar kegiatan ekonomi,sosial, budaya dan keagamaan wajib mengikuti peraturan yang berlaku. Saya juga meminta agar masyarakat untuk tidak berkerumun,menjaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan. Karena virus Covid-19 tidak pernah lelah mengintai kita dan memasuki tubuh kita ketika lengah,” jelas Anies.

Anies juga menegaskan akan kembali melakukan operasi yustisi ke tempat-tempat yang belakangan ini sering dijadikan tempat berkumpul dan berkegiatan.

Anies dalam siaran persnya juga mengatakan telah mempunyai rencana cadangan seandainya Covid-19 angkanya terus meningkat. Namun dirinya belum mau memberitahukan apa rencananya tersebut.” Nanti saya jabarkan seandainya Covid-19 di Jakarta bertambah banyak. Untuk sementara kita akan menjalankan program yang sudah ada,” tegas Anies.

Terkait dengan semakin meningkatnya pasien di RS Darurat Covid-19, Anies  menjelaskan bahwa Pemprov DKI telah menyiapkan beberapa alternatif tempat untuk isolasi mandiri (isoman) bagi pasien bergejala ringan ataupun tanpa gejala, seperti Rusun Nagrak Cilincing, Wisma TMII,dan Wisma Ragunan.

“  Ketua Satgas Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito sudah mencek kesiapan 4 tempat yang telah disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Dan menurut Ketua tempat tersebut layak untuk isoman,” jelas Anies.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti juga mengatakan hal yang sama dengan Anies Baswedan. Bahkan dalam siaran persnya secara virtual melalui akun You Tube Pemprov pada Senin (14/6/2021), Widyastuti akan menggelar pelatihan prosedur standar operasi (SOP) penanganan pasien Covid-19 bagi nakes dan relawan Covid-19 di bangunan-bangunan yang menjadi tempat karantina pasien.

Lurah Sumur Batu Suprayitno yang ditemui Gpriority pada acara Vaksinasi Covid-19 bagi warga RW 003 di RPTRA Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (14/6/2021) mengatakan akan membantu sepenuhnya Pemprov DKI memberantas Covid-19, salah satunya dengan cara menggiatkan kembali Satgas Covid-19 di lingkungan RT dan RW. Melakukan sosialisasi kembali dan melakukan vaksinasi Covid-19 bagi warganya.

Tidak hanya itu, kelurahan juga melakukan gerak cepat dengan melakukan swab test masal ketika ada warganya yang terpapar Covid-19 seperti yang belum lama ini terjadi di 3 RT yang berada di RW 003.(Hs.Foto.Adi)  

 

Related posts