Jelang Lebaran Idul Fitri, Empat Titik Perbatasan Aceh-Sumut Akan di Tutup

Banda Aceh, Gpriority – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh akan melakukan penutupan di setiap wilayah jalur perbatasan Aceh dengan Sumatera Utara jelang lebaran Idul Fitri.

Penutupan wilayah perbatasan tersebut merupakan tindaklanjut Peraturan Menteri (PM) Nomor 13 Tahun 2021 tentang tentang Pengendalian Transportasi selama masa Idul Fitri 1442 Hijriah Tahun 2021, dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Di mana dalam PM tersebut, pemerintah resmi melarang warga untuk melakukan mudik Idul Fitri tahun ini guna memutus mata rantai Covid-19.

“Ada empat titik wilayah perbatasan Aceh dengan Sumatera Utara yang akan ditutup, yaitu perbatasan yang berada di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Subulussalam, dan Aceh Singkil,” kata Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, kepada wartawan, Senin (19/4/2021).

Penutupan perbatasan itu, kata Kombes Pol Dicky Sondani, akan diberlakukan khusus terhadap mobil penumpang dan juga mobil pribadi, namun tidak untuk mobil yang membawa sembako, BBM, ambulans, dan jenis kendaraan lainnya untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

“Dan mulai diberlakukan pada tangga 6 sampai dengan 17 Mei 2021 mendatang,” katanya.

Jadi, Dicky mengatakan, pada rentang tanggal tersebut nantinya tidak ada satu pun kendaraan umum atau bus penumpang yang boleh beroperasi di jalur lintas Aceh-Sumatera Utara. Begitu juga dengan kendaraan pribadi, tidak diperbolehkan keluar masuk Aceh.

“Jika pada jadwal itu nantinya masih ada bus atau kendaraan pribadi yang melintas, akan kami suruh putar balik,” katanya.

Namun, untuk mobil sembako, logistik, BBM, ambulans, TNI/Polri yang melakukan tugas, dan beberapa kendaraan lainnya seperti disebut Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, tetap diperbolehkan melintas.

Dicky menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dirlantas Polda Sumatera Utara, yang nantinya pihak mereka juga akan melakukan penyekatan di wilayah Sumatera Utara. Dan warga di sana juga akan dilarang bepergian ke Aceh

“Jadi tidak boleh ada warga Aceh yang ke Sumatera Utara, begitu juga sebaliknya, pada tanggal itu,” katanya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada warga Aceh yang hendak berlebaran di Sumatera Utara, agar pergi sebelum tanggal 6 Mei. Begitu juga kepada semua pengusaha angkutan umum lintas provinsi, Dicky meminta agar dapat mematuhi peraturan tersebut, dengan tidak melakukan operasi pada tanggal tersebut.

“Tujuannya dilakukan ini adalah untuk kebaikan kita bersama, agar penyebaran Covid-19 di Aceh tidak lagi meningkat. Untuk itu kami imbau semua masyarakat agar mematuhi peraturan dari pusat ini,” ujarnya.(Zul)

Related posts