Walkot Tarakan Imbau Warga Untuk Waspada Cuaca Ekstrem

GPRIORITY, TARAKAN – Wali Kota (Walkot) Tarakan, dr Khairul mengeluarkan imbauan kepada warga terkait kewaspadaan dini dan mitigasi bencana terhadap ancaman cuaca ekstrem yang saat ini terjadi di Provinsi Kaltara, khususnya di Kota Tarakan.

Dalam imbauannya itu, ia meminta seluruh warga meningkatkan kewaspadaan dan kesiap-siagaan terhadap potensi cuaca ekstrem seperti angin puting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Termasuk dampak yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Ia juga mengimbau masyarakat yang bermukim di daerah lereng rawan longsor, aliran sungai, tepi pantai untuk segera melakukan evakuasi mandiri jika terdapat peringatan bahaya.

Kemudian ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki tanaman pohon yang mudah tumbang, agar secara mandiri melakukan pemeliharaan atau pemangkasan atau penebangan demi mengurangi risiko tumbang akibat angin kencang.

Lebih lanjut ia menginstruksikan kepada BPBD untuk menyiapkan dan mengolah sumber daya baik SDM, logistik dan peralatan untuk penanganan keadaan darurat jika diperlukan.

Selain itu juga, berkoodinasi dengan BMKG untuk terus melakukan pemantauan dan pengamatan parameter cuaca.

Kemudian mengaktifkan Pusdalops terkoneksi dengan pusat data, informasi dan komunikasi terkait, baik di pusat dan provinsi.

Terakhir dalam imbauannya ia menginstruksikan kepada kecamatan dan kelurahan untuk mengaktifkan Tim Siaga Bencana dan berkoordinasi dengan BPBD.

Wali Kota Tarakan mengungkapkan,
menurut perkiraan BMKG, Provinsi Kaltara termasuk Kota Tarakan akan terdampak dengan siklon tropis surigea.

“Itu ditandai dengan adanya hujan sedang hingga lebat dan gelombang tinggi. Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh warga Tarakan agar melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap bahaya banjir dan tanah longsor serta angin kencang dan gelombang tinggi,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau warga untuk aktif melakukan kerja bakti. Hal itu dapat mengurangi sumbatan di drainase sekitar lingkungan tempat tinggal.

Ia mengingatkan jangan membuang sampah sembarangan. Begitu juga bagi yang bermukim di lereng-lereng bukit sementara mengungsi ke tempat kerabat yang aman untuk menghindari longsoran.

“Bagi nelayan waspada terhadap angin kencang dan gelombang tinggi.
Mari terus berdoa kepada Allah SWT, agar diri keluarga, masyarakat Kota Tarakan dan Kaltara terbebas dari marabahaya,” terangnya.(FBI)

Related posts