Jakarta, GPriority.co.id – Meski sang anak sudah dinyatakan resmi sebagai Wakil Presiden RI yang baru, Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya tak akan ikut nimbrung alias ikut campur tangan dalam pemerintahan Prabowo nantinya.
Ia mengatakan, jika dirinya tak dimintai saran oleh Prabowo, maka ia tak berhak untuk ikut-ikutan dalam mengatur penyusunan jajaran kursi menteri di pemerintahan selanjutnya.
“Kalo nggak dimintai saran, ikut-ikutan nimbrung, nah itu yang nggak boleh,” tegas Jokowi.
Lebih lanjut, Jokowi mengatakan bahwa susunan kabinet pada pemerintahan nantinya, merupakan hak preogratif dari Prabowo Subianto, yaitu Presiden Terpilih RI 2024.
“Kabinet itu adalah 100 persen hak prerogatif presiden. Kalau usul-usul boleh, tapi itu hak penuh Presiden Terpilih. Kalau minta saran nggak apa-apa (memberi saran), kalau minta saran (saja),” ungkapnya.
Sebelumnya, pada aplikasi perpesanan WhatsApp, beredar informasi terkait Susunan Kabinet Menteri Prabowo-Gibran. Informasi yang disebarkan dalam bentuk foto ini, juga beredar pada grup-grup di Whatsapp, dengan judul ‘Kabinet Indonesia Maju Jilid 2 Periode 2024-2029’.
Namun, informasi tersebut hoaks dan tidak benar adanya. Hal ini berdasarkan penuturan dari Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, yang mengatakan bahwa kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat ini belum disusun.
“Terlalu dini rasanya kemudian susunan-susunan kabinet itu sudah keluar. Kami tegaskan sekali lagi bahwa itu tidak benar, dan belum pernah dikeluarkan oleh Pak Prabowo Subianto dan timnya,” tegas Sufmi menanggapi informasi dan berita yang beredar belakangan ini.
Foto : Setkab RI
