Kabupaten Buru Maluku Hadir dengan Keunikan Produk Minyak Kayu Putih di Inacraft 2024

Jakarta, GPriority.co.id – Berpartisipasi dalam Inacraft 2024, Kabupaten Buru Maluku hadir dengan keunikan yang dimiliki dari produk minyak kayu putihnya. Bukan hanya di Indonesia, keunggulan produk minyak kayu putih khas Kabupaten Buru Maluku juga sudah terkenal di mancanegara.

“Ini adalah ajang yang luar biasa untuk mempertemukan masing-masing UMKM antar kabupaten dan provinsi, juga memperkenalkan berbagai macam produk yang ada di kabupaten buru. Salah satu yang unggul yaitu produk minyak kayu putih,” ujar Hasan Rehalat, Kepala Dinas Ketahanan Kabupaten Buru Maluku.

Produk minyak kayu putih yang dihadirkan di Inacraft 2024 merupakan hasil produksi dari UMKM dan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) di Kabupaten Buru Maluku. Hasan mengaku akan terus berinovasi dan memunculkan produk-produk terbaik khas Kabupaten Buru Maluku.

Selain minyak kayu putih, Kabupaten Buru Maluku juga terkenal dengan produk lumbung pangannya. Seperti beras dan sereal yang menjadi makanan kerajaan.

Beberapa produk berbahan dasar minyak kayu putih khas Kabupaten Buru Maluku, diantaranya seperti sabun kayu putih dan camilan kayu putih. Ada 6 kabupaten yang ikut berpartisipasi dalam pameran Inacraft 2024.

“Ada Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Buru, Kota Ambon, Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat, dan Kepulauan Kalimbar. Ini hadir dengan berbagai macam produk yang dihasilkan oleh UMKM yang tergabung dalam Dekranasda (Dewan Kerajinan Daerah) masing-masing dengan berbagai macam produk yang dihasilkan. Sesuai dengan kearifan lokal yang berada di Kabupaten masing-masing,” ungkap Hasan.

Diakui oleh Hasan, dari awal pembukaan pameran Inacraft 2024, stand Provinsi Maluku sudah banyak didatangi oleh pengunjung. Termasuk pengunjung dari mancanegara.

“Banyak orang asing yang hadir dan tertarik dengan produk dari Provinsi Maluku dan mereka ingin mendapatkan produk-produk yang di pamerkan oleh Kabupaten di Maluku,” tuturnya.

Kedepannya, Hasan berharap agar pameran Inacraft dapat tetap berlangsung di setiap tahun untuk memperkenalkan produk khas Indonesia kepada masyarakat Indonesia sendiri, maupun ke pasar internasional.

Foto : GP Sifra