Jakarta, GPriority.co.id – Kabupaten Sanggau turut ambil bagian dalam Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) dari tanggal 10 hingga 12 Juli.
Analis Kebijakan Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau Lisa Apriadianti, mengungkapkan berbagai produk unggulan dan potensi pariwisata yang dibawa Sanggau untuk pameran Apkasi tahun ini.
“Untuk Apkasi 2024 ini, kami tentu saja menonjolkan pariwisata yang ada di Kabupaten Sanggau. Kami memperkenalkan wisata yang ada di Sanggau serta kebudayaan seperti festival-festival dan banyak event kebudayaan lainnya,” ujar Lisa Apriadianti saat ditemui GPriority di JCC, Kamis (11/7).
“Selain itu, kami juga membawa produk-produk unggulan dari UMKM seperti rebung kering, beras tanpa bahan pengawet, lempok durian, lidah buaya, kopi, serta bajakah yang bisa untuk obat dan berbagai macam cemilan untuk oleh-oleh,” lanjut Lisa.
Lisa juga menyebutkan bahwa Kabupaten Sanggau membawa batik khas mereka, Sabang Merah, yang telah mendapatkan HAKI.
“Kami juga membawa batik Sabang Merah, ini khas Kabupaten Sanggau dan sudah mendapat HAKI. Sabang Merah memiliki kepanjangan yang berarti ‘Sanggau Bangga Mengukir Sejarah’,” ujarnya.
Menurut Lisa, tahun ini Sanggau lebih menonjolkan sektor UMKM dibanding tahun sebelumnya di Apkasi.
“Sebenarnya tidak jauh berbeda, namun di tahun ini kami lebih menonjolkan UMKM karena tahun ini sektor perekonomian yang ingin ditampilkan di Apkasi,” jelasnya.
Dengan partisipasi dalam Apkasi Otonomi Expo 2024, Kabupaten Sanggau berharap dapat meningkatkan eksposur pariwisata dan produk unggulan mereka, serta menarik minat investor dan pengunjung untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal.
“Harapan dan target kami tentunya Sanggau lebih dikenal. Dengan adanya Apkasi ini, kita sesuai dengan prinsip ekonomi berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045, jadi ini termasuk ajang kebangkitan perekonomian dari yang sebelumnya terdampak pandemi COVID-19,” tutup Lisa.
Foto: GPriority/Ahmad Faqih Zuhair
