Kasus HIV di Malang Tembus 190 Jiwa, Pemkot Giatkan Kampanye #CekTuntas

Kasus HIV di Malang Tembus 190 Jiwa, Pemkot Giatkan Kampanye #CekTuntas Kasus HIV di Malang Tembus 190 Jiwa, Pemkot Giatkan Kampanye #CekTuntas

Jakarta, GPriority.co.id – Kasus HIV di Malang per Januari hingga Mei 2025 dilaporkan telah menembus angka 190 jiwa. Angka tersebut dilaporkan oleh Dinas Kesehatan Kota Malang.

Namun, angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan pada tahun sebelumnya. Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sedang menggiatkan kampanye nasional #CekTuntas. Kampanye ini menargetkan remaja serta mahasiswa dari berbagai kelompok usia produktif, yang lebih rentan terkena virus HIV.

Dilansir melalui laman Pemkot Malang, melalui kampanye ini dilakukan berbagai sosialisasi. Salah satunya program musrenbang tematik serta kegiatan di kelurahan. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini, serta turut mengedukasi penularan HIV.

Di sisi lain, Dinkes Malang juga terus mendorong adanya tes serta konseling terkait HIV, agar pengobatan terkait penyakit tersebut dapat diberikan sedini mungkin. Apabila hasilnya reaktif, pengobatan ini dibutuhkan sedari dini agar sistem imun penderitanya tidak terganggu.

Sebagai informasi, saat ini layanan pengobatan HIV/AIDS telah tersedia pada hampir 30 fasilitas kesehatan, termasuk 16 puskesmas di lima kecamatan Kota Malang.

Pemkot Malang terus menekankan pentingnya untuk tidak mendiskriminasi para penderita HIV. Penularan HIV pun dapat terjadi melalui berbagai cara, bahkan bukan hanya dari perilaku menyimpang.

Di tahun 2024, diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), kasus HIV sebanyak 71 persen didominasi oleh kaum pria. Sementara 29 persen lainnya oleh kaum wanita.

Pada Januari hingga September 2024, tercatat sebanyak 35.415 kasus HIV dan 12.481 kasus AIDS. Jumlah tersebut nyaris melampaui laporan kasus HIV-AIDS pada tahun 2023, yang menembus hingga lebih dari 50 ribu kasus.

Foto : Ilustrasi/Dok. Getty Images