Kawal Aksi Pencegahan Korupsi di Indonesia Melalui Aplikasi Jaga Stranas PK

Jakarta,Gpriority– Dalam rangka transparansi penyelenggaraan pelayanan publik dan pengelolaan aset negara yang bebas korupsi, Kementerian PANRB melalui siaran persnya yang dikirim Humas pada Sabtu pagi (3/4/2021) melaunching Aplikasi Jaringan Pencegahan Korupsi Indonesia (Jaga) Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK). Aplikasi tersebut nantinya akan digunakan oleh Tim Nasional Pencegahan Korupsi (Timnas PK) dalam penyelenggaraan Stranas PK.

“Telah diputuskan secara bersama oleh pimpinan KPK, Menteri Dalam Negeri, Menteri PANRB, Menteri PPN/Kepala Bappenas, dan Kepala Staf Kepresidenan terkait bagaimana rencana aksi kita dalam melaksanakan Stranas PK ini kedepan,” ujar Inspektur III Kementerian Dalam Negeri Sekaligus tim teknis Stranas PK Elfin Elyas.

Aplikasi Jaga Stranas PK disediakan bagi K/L dan Pemda untuk melaporkan pencapaian target triwulan Aksi Pencegahan Korupsi (Aksi PK) Tahun 2021-2022 di instansi masing-masing. Sebanyak 46 kementerian/lembaga, 34 provinsi, dan 42 kabupaten/kota yang telah tergabung diharapkan menggunakan aplikasi yang digunakan sebagai portal pelaporan sejak tahun 2019 ini.

“Masyarakat umum juga harus terlibat dalam pemantauan, usulan perbaikan, dan pelaporan penyimpangan. Sementara pemerintah memiliki peran untuk merespon feedback dari masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Elfin Elyas,terdapat tiga tujuan yang ingin dicapai melalui aplikasi Jaga Stranas PK. Pertama, memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam pelaksanaan aksi pencegahan korupsi yang lebih terukur dan berdampak. Kedua, meningkatkan komitmen focal point admin Jaga Stranas, unit teknis aksi PK K/L dan pemda dalam melaksanakan dan melaporkan aksi PK secara berkualitas. Ketiga, mengukur capaian aksi pencegahan korupsi berdasarkan indikator dan output yang telah ditetapkan bersama.

Elfin Elyas juga mengatakan, Sekretariat Nasional Pencegahan Korupsi sebagai pusat penyelenggaraan aksi nantinya akan mengadakan sosialisasi Aksi PK dan aplikasi pelaporan Jaga Stranas PK untuk memberikan acuan kerja bagi unit teknis aksi PK K/L dan Pemda.

“Metode pendampingan, monev, dan sistem pelaporan, terutama panduan pengisian aplikasi Jaga Stranas PK turut dijelaskan dalam sosialisasi. Tujuannya agar Sekretariat Nasional menjadi consulting partner yang baik bagi teman-teman di pusat maupun daerah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Stranas PK adalah arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi. Stranas PK digunakan sebagai acuan instansi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam melaksanakan aksi PK di Indonesia. Aksi Stranas PK pada tahun 2021-2022 memiliki tiga fokus yaitu perizinan dan tata niaga, keuangan negara, dan penegakan hukum dan reformasi birokrasi.(Hs.Foto.Humas KemenPANRB)

 

Related posts