Kebiasaan Orang Jakarta Berburu Ikan Segar di Muara Angke

Muara Angke merupakan tempat legendaris untuk memanjakan mata dan lidah para pecinta seafood, dengan harga yang murah pembeli bisa mendapatkan ikan yang segar.

Pasar yang berada di daerah Pluit, Jakarta Utara ini salah satu sentra industri perikanan yang cukup besar sebagai penunjang kebutuhan ikan di Jabodetabek, dan wadah kegiatan ekspor.

Banyak pilihan ikan segar, yang tersedia seperti ikan tuna mata besar, hiu, cakalang, bandeng, bawal, gurame, kerapu, kakap putih, tongkol, lele, mujair, aneka cumi- cumi, lobster, udang, kerang, keong, dan masih banyak lagi.

Untuk harga ikan, tergantung jenis dan ukurannya, biasanya dibanderol mulai dari Rp 30.000 per kilogram hingga ratusan ribu. Seperti keong macan sekilonya Rp 30.000, aneka lobster seperti lobster mantis dan kipas Rp 125.000, cumi-cumi Rp 75.000, udang pancet Rp 95.000, ikan bawal dan gurame Rp 70.000, kerang dara Rp 28.000.

Para pedagang juga menyediakan pengemasan ikan agar setibanya di rumah ikan masih dalam keadaan segar, seperti box styrofoam, cooler box, es balok, dan garam, yang dikenakan biaya Rp 30.000.

Untuk area pasarnya, Muara Angke memiliki beberapa zona penting seperti dermaga kolam pelabuhan dan break water, tempat pelelangan ikan (TPI), pengolahan hasil perikanan tradisional (PHPT), perumahan nelayan, serta pusat perbengkelan dan docking kapal ikan. Di sana ada juga pasar ikan grosir dan juga pasar ikan pengecer.

Pasar Muara Angke buka 24 jam, namun menurut pedagang yang berjualan di sana, pasar ikan akan ramai di jam malam pukul 18.00 WIB, dengan waktu terbaik mendapatkan ikan segar sekitar jam malam antara 20.00 – 21.00 WIB karena banyak nelayan yang baru pulang melaut. (Dw.foto.dok.Dw)