Kejar Predikat Kota Global, Jakarta Harus Terus Bangun Infrastruktur

Jakarta, GPriority.co.id – Jakarta diharapkan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan visi sebagai kota global. Demikian Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dalam Jakarta’s Global Vision Book Launch.

Bertempat di Soehana Hall Energy Building SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (08/10), Pj Gubernur Heru mengharapkan agar Jakarta terus melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan visi sebagai kota global. Atas dasar itu, Jakarta perlu kerjasama untuk mengatasi berbagai masalah seperti kemacetan, polusi, dan banjir.

Jakarta’s Path to Top 20 Global City

Dengan peluncuran 8 seri buku bertajuk “Jakarta’s Path to Top 20 Global City, Book 1: Jakarta’s Profile for Global Competitiveness,” diharapkan dapat menjadikan pedoman bagi jajaran kepala dinas dan stakeholders terkait untuk dapat berkolaborasi dalam membangun Jakarta dalam bidang transportasi, UMKM, IT, AI dan konsep perbankan yang harus semua didukung untuk mewujudkan kota global yang maju dan berkembang.

“Ini semua sudah masuk di dalam RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah). Semuanya ada 8 buku, semuanya adalah konsep Jakarta ke depan. Dan di sini kisi-kisinya untuk para kepala dinas membangun Jakarta,” jelasnya.

Ditambahkannya, jika di dalam sebuah perjalanan Jakarta menghadapi hal tak terduga, pola yang tertulis dalam buku tersebut pun bisa tetap dijalankan. Dengan begitu, lanjutnya, konsep-konsep yang tertulis dalam buku tersebut tetap berhubungan dan dilaksanakan.

“Kapanpun tetap bisa menjadi refrensi pembangunan Jakarta ke depan. Cuma (kalau ada kendala) mungkin waktunya yang tadinya 20 tahun jadi mundur,” imbuh Heru.

Pada kesempatan tersebut Pj Gubernur Heru juga berpesan kepada gubernur selanjutnya agar memahami konsep kawasan algomerasi agar Jakarta tidak salah arah. “Maka dari itu ke depan algomerasi. Mudah-mudahan bisa jalan. Saya tidak ingin Jakarta salah arah,” sebutnya.

Terkait transformasi, Heru mengatakan, Jakarta bisa belajar dari kota global lainnya semisal Osaka. Osaka mampu mengeksplorasi identitas budaya lokal dengan memperkuat kapasitas riset akademis. Disamping itu, ada juga Melbourne yang menciptakan kota cerdas. Walau begitu, dirinya meminta, Jakarta tidak dibandingkan dengan kota-kota lain di luar Indonesia yang tidak sepadan dengan luasnya, kepadatan penduduknya sampai karakteristiknya. Menurutnya yang baik adalahb”apple to apple” dalam membandingkannya. Dengan begitu Pemprov Jakarta dapat belajar.

Turut hadir dalam Jakarta’s Global Vision Book Launch, Kepala Bappeda DKI Jakarta, Presiden Direktur Kearney Indonesia serta Pakar Kearney dari Amerika Serikat, Staff Khusus Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Para Walikota dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Foto : Dishub DKI Jakarta