Kelebihan dan Kekurangan 8 Jenis Plafon Rumah, Apa Saja Ya?

Plafon atau langit-langit atap merupakan bagian penting suatu bangunan yang fungsi utamanya untuk mencegah panas maupun dingin. Namun seiring berjalannya waktu, kini plafon juga menjadi hiasan untuk menambah kesan artistik suatu bangunan dengan berbagai variasinya.

Berikut ini beberapa jenis plafon dengan kelebihan dan kekurangannya:

1.Plafon Gypsum
Plafon gypsum bersifat fleksibel dan memiliki ukuran dan warna yang bervariasi, serta mudah disesuaikan menurut selera masing-masing orang. Dengan menggunakan plafon berbahan gypsum, langit-langit lebih terlihat rata, rapi dan seperti tidak ada sambungannya. Gypsum juga terbilang kuat dan stabil sehingga tidak mudah rusak. Sewaktu-waktu papan gypsum rusak, tidak perlu untuk membongkar semua, cukup memotong bagian yang rusak dan menyambung dengan gypsum yang baru. Plafon gypsum ini juga proses pengerjannya terbilang cepat, jadi cocok untuk yang ingin membangun rumah dalam waktu cepat.

2.Plafon Triplek
Salah satu jenis plafon berbahan kayu triplek yang lebih dulu dikenal sebelum gypsum, dan juga menjadi favorit. Plafon triplek ini dijual dengan harga murah dan mudah dijumpai di pasaran. Triplek juga berbobot ringan sehingga mudah didesain sesuai selera dan pemasangannya tidak sulit. Plafon triplek dijual dalam lembaran-lembaran papan dengan ukuran dan ketebalan yang berbeda. Namun plafon jenis ini juga memiliki kekurangan seperti tidak tahan air, merupakan material yang mudah terbakar dan warnanya cepat pudar sehingga harus sering dicat ulang.

3.Plafon Kayu
Jika memasang plafon kayu, pastinya rumah akan terkesan hangat dan memiliki susana alam. Warna, bentuk, dan variasinya juga beragam sehingga dapat meningkatkan nilai estetika. Plafon kayu tidak mengalami penyusutan sehingga mudah ketika dipasang, juga dapat mengendalikan gema dan dapat dipasang di mana saja. Plafon jenis ini juga sangat baik dalam meredam suhu udara, terlebih saat musim dingin sehingga ruangan tetap tetap terasa hangat. Karena berbahan kayu, maka tentu tidak tahan dengan lembab dan api, juga rawan rayap. Plafon kayu juga dijual dengan harga yang lebih mahal sehingga untuk yang tertarik menggunakan plafon jenis kayu ini harus menyiapkan budget yang lebih.

4.Plafon PVC
PVC merupakan sejenis polimer yang digunakan sebagai bahan pembuatan pipa air, namun saat ini PVC juga tak jarang digunakan sebagai plafon. Bahan PVC ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan gypsum atau triplek, bahan ini anti rayap, air dan api, awet selama puluhan tahun, mudah dipasang, kuat dan tidak mudah pecah. PVC juga telah diberi finishing warna sehingga tidak perlu mengecat nya dan motifnya bervariasi. Namun PVC sering dianggap berbahaya bagi manusia karena berbahan dasar Klorin dan harganya relatif mahal.

5.Plafon Eternit atau Asbes
Ukuran plafon jenis ini lebih kecil jika dibandingkan dengan gypsum dan triplek. Kelebihannya memiliki daya tahan yang baik terhadap air dan api, juga mudah dibongkar pasang. Saat memasang harus berhati-hati karena mudah retak dan harus disesuaikan sesuai dengan lembaran eternit, memasang plafon eternit ini juga dapat menimbulkan risiko kanker jika sering terhirup.

6.Plafon GRC
Plafon GRC atau Glassfiber Reinforced Cement tebuat dari campuran serat dan semen. Plafon GRC memiliki bahan dasar yang mirip beton namun lebih ringan. Material ini cocok digunakan pada ruangan yang berisiko mengalami kelembaban seperti kamar mandi atau teras yang mungkin terkena air hujan, karena memiliki sifat tahan air. Dijual dengan harga terjangkau dan aman bagi kesehatan, tidak menimbulkan risiko kanker karena tidak mengandung asbes. GRC lebih tidak kaku jika dibandingkan dengan kayu dan beton sehingga mudah dibentuk dan dapat dibentuk melengkung.

7.Plafon Akustik
Plafon akustik memiliki fungsi utama untuk meredam suara. Plafon ini cocok digunakan di ruangan yang besar karena tingginya kemungkinan terjadi gema suara, begitu juga di studio musik. Bobotnya ringan dan pemasangannya mudah, namun tidak tahan air. Plafon akustik dijual dengan harga yang relatif mahal dan jarang ditemukan karena pasokan yang terbatas.

8.Plafon Metal
Plafon Metal semua panelnya terbuat dari bahan baja lapis ZINCALUME steel ( Zinc 45% & Alumunium 55% ) dicoating dengan Cat Oven yang sangat Tahan Karat, Tahan Api, Tahan Rayap, dan Tahan Lama.(Langen Ayu/ dari berbagai sumber)