Kemenag Minta PPIU Persiapkan Data Jamaah

Setelah berhasil melakukan lobi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terkait keberangkatan jamah umroh. Kini Kementerian Agama meminta para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) untuk melakukan langkah-langkah persiapan.

“ Alhamdulillah Pemerintah Arab Saudi sudah mau menerima kembali jamaah umroh asal Indonesia dan sambil menunggu pengaturan pelaksanaan umroh, Kemenag telah bersurat kepada para pimpinan PPIU tertanggal 11 Oktober 2021, tentang Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Umrah 1443H,” ucap Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief kepada Gpriority melalui pesan WhatsApp pada Kamis ((14/10/2021).

Lebih lanjut dikatakan oleh Hilman, adapun persiapan yang dimaksud adalah mendata ulang kembali para jamaah  umroh yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi.

“ Berdasarkan catatan Data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), per November 2020, ada 26.328 jemaah yang berusia 18 sampai 50 tahun yang  tertunda keberangkatannya. Nah itulah yang harus diprioritaskan,” jelas Hilman.

Data tersebut menurut Hilman harus kembali dilaporkan kepada Kemenag untuk segera ditindaklanjuti.” Data yang dilampirkan harus dilengkapi dengan dosis vaksinasi. Jika Sinovac maka para jamaah umroh akan mendapatkan dosis yang ke-3 sesuai dengan persyaratan Arab Saudi kepada Kemenag,” tegas Hilman.

Menutup perbincangan, Hilman berharap agar PPIU segera melaksanakan amanah ini sehingga jamah umroh asal Indonesia bisa secepatnya diberangkatkan.(Hs.Foto.Humas Kemenag)  

 

Related posts