Kemenbud Usul Mal, Cafe hingga Restoran Putar Musik Religi saat Hari Besar Keagamaan

Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo (kiri) saat bertemu Menteri Agama Nasarudin Umar (kanan) pada Senin (8/12). Foto: dok.Kemenbud Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo (kiri) saat bertemu Menteri Agama Nasarudin Umar (kanan) pada Senin (8/12). Foto: dok.Kemenbud

Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Kebudayaan mengusulkan untuk menghadirkan musik dan karya religi Indonesia di ruang-ruang publik pada setiap perayaan hari besar keagamaan.

Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, menyampaikan gagasan tersebut merupakan wujud dukungan pemerintah serta keterlibatan berbagai pemangku kepentingan untuk menjadikan musik religi lokal lebih dekat dengan publik.

“Kementerian Kebudayaan dan tim kerja mengajukan inisiatif untuk menghimpun berbagai asosiasi, termasuk pengelola pusat perbelanjaan dan kafe, agar pada momentum perayaan hari besar keagamaan seperti Natal dan Ramadan, ruang-ruang publik dapat memutar musik religi karya musisi Indonesia,” kata Giring saat bertemu Menteri Agama Nasaruddin Umar, Senin (8/12).

Menanggapi itu, Menag Nasaruddin memastikan pemerintah siap memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaannya. Ia mengatakan akan menyiapkan berbagai sumber daya yang dimiliki, menyokong agenda dan program dari Kementerian Kebudayaan.

“<emutarkan lagu-lagu religi dari dalam Indonesia di tempat publik demi mendorong kebangkitan dan keberlanjutan seni religi di Indonesia,” kata Nasaruddin dalam siaran pers Kemenbud dikutip, Selasa (9/12).

Lebih lanjut, pemerintah akan mendorong pemutaran lagu-lagu religi Kristiani bertema Natal karya musisi Indonesia di berbagai ruang publik sepanjang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Program ini kemudian akan diperluas ke momentum keagamaan lainnya, termasuk Idulfitri, Waisak, dan Nyepi.

Inisiatif tersebut diharapkan dapat memperkuat peran seni sebagai sarana penghidupan nilai-nilai spiritual sekaligus memberi panggung lebih luas bagi para musisi religi Indonesia.