Guna menentukan Perguruan tTnggi mana yang menjadi favorit pelajar SMA dan SMK , Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek)mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia dari total 2.136 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.
Dijelaskan oleh Dirjen Dikti Nizam, pengklasterisasian ini bukanlah suatu pemeringkatan melainkan pengelompokan perguruan tinggi sesuai dengan level perkembangannya. Tak hanya itu klasterisasi bertujuan untuk menyediakaan landasan pengembangan kebijakan pembangunan,pembinaan, serta peningkatan pelaksanaan tridharma Perguruan Tinggi ” Untuk itulah saya memohon klasterisasi ini jangan disalahartikan,” jelas Nizam dalam siaran persnya secara tertulis pada Minggu (27/2/2022).
Nizam juga mengatakan berdasarkan hasil diskusi, ada 5 klaster yang dilakukan untuk Perguruan Tinggi.
Namun dikarenakan banyaknya universitas di Indonesia, maka untuk kali ini, Dikti mengeluarkan nama-nama universitas-universitas yang masuk ke dalam klaster satu PTN. Berikut daftar selengkapnya.
1.Institut Pertanian Bogor (IPB)
Skor : 3.648
2. Universitas Indonesia (UI)
Skor: 3.414
3. Universitas Gadjah Mada (UGM)
Skor: 3.315
4. Universitas Airlangga (Unair)
Skor: 3.299
5. Institut Teknologi Bandung (ITB)
Skor: 3.275
6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Skor: 3.218
7. Universitas Hasanuddin (Unhas)
Skor: 3.161
8. Universitas Brawijaya (UB)
Skor: 3.161
9. Universitas Diponegoro (Undip)
Skor: 3.111
10. Universitas Padjajaran (Unpad)
Skor: 3.007
11. Universitas Sebelas Maret (UNS)
Skor: 2.930
12. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Skor: 2.908
13. Universitas Andalas (Unand)
Skor: 2.860
14. Universitas Sumatera Utara (USU)
Skor: 2.792
15. Universitas Negeri Malang (UNM)
Skor: 2.747
Menurut Nizam, universitas tersebut dipilih dikarenakan sebagai salah satu tempat favorit para pendaftar yang melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN dari tahun ke tahun. Tak hanya itu kualitas tenaga pengajar, program studi BAN-PT, pembelajaran daring, kerja sama perguruan tinggi, kelengkapan laporan PDDikti, jumlah prodi bekerja sama dengan DUDI, NGO atau QS Top 100 WCU by subject, prodi melaksanakan program merdeka belajar dan mahasiswa yang mengikuti program tersebut menjadi pertimbangan lainnya dalam memilih universitas yang masuk ke dalam klaster 1.(Hs.Foto.dok.Dikti Kemendikbud)
