Kenapa pak Jokowi kecewa dengan PPKM?

Jakarta,Gpriority-Dalam rapat terbatas bersama jajaran menterinya di Istana Kepresidenan,Bogor, Jawa Barat, Jum’at (29/1/2021), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sangat kecewa dengan Pemberlakuan Pembatasan  Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid I yang dinilai tidak efektif.

“ Saya ingin menyampaikan uneg-uneg saya terkait penerapan PPKM jilid 1 yang berlangsung 11-24 Januari 2021. Menurut saya tidak efektif. Karena kasus Covid-19 di Jawa dan Bali bukan makin menurun, justru makin meninggi,” ucap Jokowi.

Selain itu yang membuat Jokowi tambah kecewa dengan PPKM adalah sektor ekonomi yang semakin menurun.” Hati-hati ini turun. Saya sebetulnya tidak masalah kalau sektor ekonomi turun tapi Covid-19 juga turun, tapi ini tidak sama sekali justru makin meningkat,” tegas Jokowi.

Jokowi dalam rapat tersebut juga menegaskan tidak akan melakukan lockdown, mengingat lockdown bukanlah solusi yang tepat untuk Indonesia.” Yang lockdownpun tetap saja tinggi,” jelas Jokowi.

Untuk itulah dia meminta kepada para pembuat kebijakan dalam hal ini Satgas Covid-19 untuk mengajak epidemilog berdiskusi sehingga kebijakan yang diambil dapat efektif dalam menangani pandemi Covid-19.

Jokowi juga meminta para menteri di Kabinet Indonesia Maju termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk ikut membantu menerapkan PPKM. “ Untuk Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saya meminta agar mengerahkan tokoh agama untuk membantu menerapkan PPKM. Mengenai teknisnya seperti apa nanti dikoordinasikan dengan Menko PMK Muhadjir Efendy,” tutup Jokowi. (Hs)

Related posts