Ketua KONI Pusat Pastikan Jadwal PON Aceh Tidak Begeser

Penulis : Zulfitra | Editor : Dimas A Putra | Foto : Biro Humas Pemprov Aceh

Aceh, GPriority.co.id – Ketua Umum KONI Aceh, Letnan Jenderal (Purnawirawan) Marciano Norman menegaskan PON XXI Aceh – Sumut 2024 tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan tidak akan bergeser lagi.

Kendati, ada agenda besar yang waktu pelaksanaannya bersamaan, yakni agenda politik pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Bupati/walikota.

Akan tetapi pembukaan pesta olahraga nasional lima tahunan itu tetap akan dilaksanakan sesuai yang sudah dijadwalkan, yakni 9 September 2024.

“Tidak bergeser lagi. Karena sudah sepakat semua dari 38 provinsi di tanah air,” kata Marciano usai pembukaan Chef de Mission (CdM) I di Hotel Hermes, Banda Aceh, Sabtu malam (16/12) kemarin.

Marciano menambahkan, keputusan dari CdM pertama ini akan dikuatkan lagi nantinya pada putaran kedua pada Januari 2024 mendatang. Sehingga semua daerah nantinya dapat mempersiapkan kontingennya dengan baik dan lancar.

Untuk itu, ia meminta agar semuanya tidak terpengaruh dengan isu yang beredar bahwa PON Aceh – Sumut akan ditunda atau dipercepat yang menyebabkan KONI di daerah menjadi goyang dan tidak bersemangat.

“Di sinilah kita informasikan yang pasti bahwa PON jalan terus dan jadi,” katanya lagi.

Selain itu, Marciano meminta kepada semua pihak untuk terus melakukan koordinasi dengan PB PON terkait perencanaan dan komunikasi maksimal agar tetap mendapatkan hal baru.

Dengan kesiapan Aceh sebagai tuan rumah, ia meyakini semua akan berjalan dengan lancar. Sebab Marciano melihat saat ini Aceh sudah mulai bekerja membangun 12 venue di beberapa titik dan pemerintah pusat secara maksimal terus mendukung.

“Insya Allah akan berjalan sesuai jadwal. Saya mengharapkan dukungan semua pihak agar memberikan dukungan bagi Aceh dan Sumut,” ujarnya.

Menurutnya, PON 2024 menjadi luar biasa karena untuk pertama kalinya penyelenggaraan-nya digelar secara bersamaan. Kemudian diikuti oleh 38 provinsi dan juga bersamaan dengan penyelenggaraan pilkada.

Sementara itu Penjabat Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki mengatakan, pembangunan sejumlah lokasi atau venue pertandingan sudah mulai dikerjakan.

Untuk itu, Ia mengingatkan kepada pelaksana proyek agar bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Sehingga satu bulan sebelum pelaksanaan sudah dapat digunakan.

“Ya sebulan sebelum hari H sudah selesai, karena atlet akan melakukan uji coba lapangan harus menyesuaikanlah,” kata Pj Gubernur.

“Saya yakin dengan sisa waktu sembilan bulan ke depan, perhelatan akbar olahraga di provinsi Aceh dapat terlaksana dengan baik,” imbuhnya.