Penulis : Ponco | Editor : Lina F | Foto : KKP
Jakarta, Gpriority.co.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan siap mendidik 2.280 taruna baru di sejumlah lembaga Pendidikan Tinggi milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Mereka berasal dari anak pelaku utama kelautan dan perikanan seperti; nelayan, pembudidaya ikan, pengolah ikan, pemasar produk perikanan, dan petani garam.
Setelah mengikuti pelantikan yang dilaksanakan di Lapangan Monumen Nasional (Monas) pada (29/8). Para taruna tersebut selanjutnya akan mengikuti pendidikan di beberapa satuan pendidikan milik Kementerian KKP.
Dalam sambutannya di acara pelantikan taruna lembaga pendidikan Kementerian KKP tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, diprioritaskannya anak pelaku utama kelautan dan perikanan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam meregenerasi sekaligus meningkatkan kompetensi pelaku utama sektor kelautan dan perikanan di masa mendatang.
“KKP berkomitmen memberi kesempatan kepada anak pelaku utama sektor kelautan dan perikanan untuk mewujudkan mimpinya meraih pendidikan tinggi, dengan memberikan akses 100 persen. Tujuannya, mendorong pengembangan sosial ekonomi kelautan dan perikanan demi terwujudnya ekonomi biru yang tangguh,” ujar Sakti.
Terkait peningkatan kualitas SDM, selanjutnya beliau mengatakan, upaya peningkatan pendidikan kelautan dan perikanan tak hanya ditekankan pada peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan serta peningkatan kualitas sarana prasarana penunjang. Namun juga melalui pemerataan kualitas pendidikan serta peningkatan akses pendidikan di semua jenjang terutama di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan, serta penguatan konektivitas pendidikan vokasi dengan pasar kerja.
“SDM yang andal adalah garda perubahan sektor kelautan dan perikanan. Karenanya kita harus mampu memanfaatkan bonus demografi untuk mencetak SDM yang produktif, inovatif, berdaya saing global, berintegritas, serta berakhlak mulia,” tegas Menteri KKP.
Ditemui ditempat yang sama, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM), I Nyoman Radiarta, menerangkan bahwa seluruh taruna yang telah dilantik, terbagi menjadi 3 jenjang yaitu program diploma 4, 3 dan 1.
Sebelum dilantik menjadi calon taruna, para taruna telah melaksanakan pendidikan masa basis yang ditempuh selama tiga bulan dengan kegiatan seperti; pendidikan dasar kemiliteran dan bela negara, kesamaptaan secara fisik dan mental, sekaligus menjalankan pola pendidikan vokasi akademik dan boarding school dengan segala bentuk karakter dan etika yang diajarkan.
Adapun satuan pendidikan tinggi KKP sendiri terdiri dari; 1 Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan di Wakatobi; sembilan Politeknik Kelautan dan Perikanan (Politeknik KP) di Jembrana, Pangandaran, Dumai, Bone, Kupang, Karawang, Sorong, Bitung, Sidoarjo; serta 1 Politeknik Ahli Usaha Perikanan di 5 kampus, yaitu Jakarta (kampus utama), Aceh, Maluku, Pariaman, dan Lampung.
