London, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto menghadiri forum bisnis dan investasi di London, Inggris. Sebagaimana dilansir dari laman Sekretariat Presiden RI pada Kamis (22/1), kunjungan kerja Prabowo ke London guna menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis bersama Inggris.
Pada forum tersebut, British Chamber of Commerce (BritCham) memfasilitasi perkenalan dengan delegasi bisnis Inggris. Sementara dari pihak Indonesia, delegasi binsis dipimpin oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).
Sesi ini menjadi momen penting pertemuan pelaku usaha dari kedua negara, sekaligus membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, mulai dari perdagangan, investasi, industri, serta teknologi.
Dalam forum tersebut, terdapat juga sesi tanya jawab antar para pelaku usaha bersama Presiden Prabowo. Ia juga turut mendengarkan aspirasi, pandangan, beserta minat investasi dari sejumlah perusahaan. Prabowo pun juga memberi respon atas berbagai isu dan peluang kerja sama yang disampaikan.
Sebagai penutup rangkaian forum, Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy dan Presiden Prabowo, kemudian melakukan foto bersama para delegasi dan undangan di Grand Staircase, Lancaster House. Kegiatan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan forum bisnis dan investasi serta jamuan santap siang.
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Menteri Koordinator Bidang Perekonomian AIrlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris Desra Percaya.
Selain mencerminkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam mendorong kerja sama ekonomi dan investasi yang lebih erat dengan Inggris serta memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi yang strategis dan kompetitif di tingkat global, forum tersebut juga mencerminkan antusiasme dunia usaha terhadap arah pembangunan dan kebijakan ekonomi di Indonesia.
