Jakarta, GPriority.co.id – Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan mencapai Rp29,17 triliun hingga 1 November 2026. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat pembiayaan tersebut telah menjangkau 119.790 debitur atau 70,85 persen dari target penyaluran tahun ini.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, menyampaikan capaian tersebut dalam pemaparan perkembangan realisasi Kredit Program Perumahan atau KUR Perumahan di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Senin (2/11).
“Hingga 1 November 2026, realisasi penyaluran pembiayaan tersebut mencapai sekitar Rp29,17 triliun. Pembiayaan telah disalurkan kepada 119.790 debitur dan mencapai 70,85 persen dari target Rencana Target Penyaluran (RTP) Tahun 2026,” ujar Sri Haryati.
Menurut Sri, capaian tersebut menunjukkan pentingnya pembiayaan dalam mendukung ekosistem perumahan nasional. KUR Perumahan tidak hanya mendukung penyediaan hunian, tetapi juga kegiatan usaha yang berkaitan dengan pembangunan dan penyediaan rumah.
Kementerian PKP terus mendorong optimalisasi penyaluran pembiayaan melalui koordinasi dengan lembaga keuangan dan berbagai pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat kapasitas pelaku usaha di sektor perumahan.
“Percepatan ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor perumahan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha,” katanya.
Evaluasi penyaluran KUR Perumahan tersebut menjadi bagian dari Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2026. Kementerian PKP juga mengevaluasi progres pembangunan fisik, program bantuan perumahan, pembangunan rumah susun, penyediaan hunian tetap pascabencana, serta penyaluran pembiayaan rumah subsidi.
Kementerian PKP menegaskan pengawasan dan koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar seluruh program berjalan transparan, akuntabel, tepat mutu, tepat biaya, tepat waktu, dan tepat sasaran.
Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha, pemerintah berupaya mempercepat penyediaan hunian yang layak, aman, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat.
Upaya tersebut sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Kementerian PKP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, mitra kerja, lembaga keuangan, pelaksana pembangunan, serta media massa yang terus mendukung dan mengawal pelaksanaan program perumahan rakyat,” tandasnya.
