Mampukah Indonesia Bangkit Melawan Irak?

Garuda sedang bersiap. Foto: Instagram/timnasindonesia Garuda sedang bersiap. Foto: Instagram/timnasindonesia

Jakarta, GPriority.co.id – Setelah hasil pahit 2-3 yang didapatkan Tim Nasional Indonesia (Garuda) pada pertandingan melawan Arab Saudi, skuad Garuda harus segera bangkit dan menunjukkan performa kelas wahid melawan rival kualifikasi mereka, Irak, pada Minggu (12/10).

Peluang Timnas Indonesia untuk tampil di pentas dunia memang kian menipis. Namun, asa untuk lolos ke Piala Dunia 2026 masih tetap ada.

Mengingat persaingan di Grup B yang sangat ketat, pertandingan terakhir antara Arab Saudi dan Irak pada 15 Oktober akan menjadi penentu krusial.

Laga tersebut akan menjadi drama besar untuk menentukan tim mana yang lolos secara otomatis dan tim mana yang harus menjalani babak play-off.

Menariknya, Irak memiliki sejarah head-to-head (H2H) yang cukup baik melawan Arab Saudi. Dari 18 pertandingan yang mempertemukan kedua negara ini:

  • Irak berhasil meraih 9 kali kemenangan.
  • Arab Saudi hanya mampu mencatatkan 6 kali kemenangan.
  • Sebanyak 3 pertandingan berakhir dengan hasil seri (imbang).

Dominasi kemenangan historis Irak ini menambah ketegangan jelang duel penentuan tersebut.

Manajer Timnas, Sumardji, menuturkan bahwa Garuda memiliki banyak sekali pekerjaan rumah, mulai dari kebugaran, taktik, hingga jadwal yang padat.

Namun, yang paling penting, Sumardji menyatakan bahwa adalah kebangkitan mental pemain pascakekalahan melawan Arab Saudi.

“Bagaimana tim pelatih merancang strategi yang tepat, bagaimana mengembalikan kebugaran, itu juga hal yang penting,” ujar Sumardji.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Erick Thohir, juga buka suara lewat unggahan kanal Instagram-nya. Ia menyatakan bahwa Timnas harus segera bangkit dan fokus ke pertandingan berikutnya melawan Irak.

Pewarta: Rizqi Juned

Editor: Dimas A Putra