Masih Belum Tentukan Idul Fitri 1444 H, Kemenag: Tunggu Sidang Isbat

Penulis : Haris | Editor : Lina F. | Foto : Kemenag |

Jakarta, GPriority.co.id-Berbeda dengan Muhammadiyah yang sudah menentukan 1 Syawal 1444 H jatuh pada 21 April, Pemerintah menyatakan belum.

“Masih menunggu sidang isbat yang akan berlangsung pada Kamis (20/4),” jelas Humas Kemendag yang dihubungi pada Senin (17/4).

Adapun pelaksanaan sidang isbat tersebut akan digelar di auditorium HM Rasjidi dan berlangsung tertutup.

Selain pihak Kemenag sidang isbat juga akan diikuti oleh pihak Komisi VIII DPR RI, pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), para duta besar negara sahabat, perwakilan organisasi massa Islam serta tim hisab rukyat Kemenag.

“Sidang tertutup. Tetapi nanti setelah sidang akan diumumkan kepada publik melalui siaran pers,” kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama, Kamaruddin Amin dalam siaran pers yang dikirim Humas di hari yang sama.

Kamaruddin Amin juga menjelaskan, bahwa sidang isbat akan diawali dengan seminar atau pemaparan posisi hilal.

Pemaparan ini akan disampaikan oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag. “Berdasarkan data hisab, pada hari Kamis 20 April 2023 atau pada 29 Ramadhan 1444 Hijriah, posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0° 45′ (0 derajat 45 menit) sampai 2° 21,6′ (2 derajat 21,6 menit) dengan sudut elongasi antara 1° 28,2′ (1 derajat 28,2 menit) sampai dengan 3° 5,4′ (3 derajat 5,4 menit),” jelasnya.

Posisi hilal tersebut lanjut Kamaruddin akan ditindaklanjuti dengan pemantauan hilal secara langsung dilapangan.

” Hasil Hisab dan Rukyatul Hilal dibahas dalam sidang isbat. Kemudian ditetapkan kapan idul Fitri 1444 H,” jelasnya.

Ia juga meminta seandainya nanti terjadi perbedaan tanggal, minta menghormati keputusan Muhammadiyah. Pasalnya sudah banyak berita hoax yang mengatakan bahwa pemerintah melarang Muhammadiyah shalat di tanggal tersebut.

“Tidak ada. Mari kita sama-sama menghormati keputusan. Sehingga ukhuwah Islamiah bisa tetap terjaga,” kata Kamaruddin menutup siaran persnya.