Masuk 5 Besar Provinsi Penghasil Beras Terbesar,Gubernur Sumsel Herman Deru: Terima kasih kepada Semua Pihak yang Mendukung Program Ketahanan Pangan

Kabar gembira diterima Provinsi Sumatera Selatan dari Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan data yang dirilis melalui hasil penghitungan menggunakan metode Kerangka Sampling Area (KSA), Sumatera Selatan (Sumsel) menempati peringkat 5 Provinsi Penghasil Beras Terbesar di Indonesia tahun 2019.

” Kabar ini cukup menggembirakan di tengah Covid-19 yang masih melanda Indonesia, mengingat di tahun sebelumnya kami hanya menempati posisi 8,” ucap Gubernur Sumatera Selatan,Herman Deru melalui akun Instagram humas prov.Sumsel pada Minggu (29/6/2020).

Menurut Herman Deru keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan stakeholder terutama petani dan kepala daerah dalam mewujudkan upaya pemerintah Sumatera Selatan meningkatkan ketahanan pangan.

Herman Deru juga mengucapkan terima kasih kepada Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Banyuasin yang telah berkontribusi besar membawa Sumatera Selatan menduduki peringkat 5 besar nasional.

” Atas kontribusinya, saya akan memberikan ke-tiga daerah tersebut penghargaan,” jelas Herman Deru.

Herman Deru juga mengatakan naiknya peringkat Sumsel di bidang ketahanan pangan, diharapkan tidak membuat stakeholder terlena, sehingga merasa puas dengan apa yang sudah dilakukan.” Justru ini menjadi motivasi untuk meraih yang lebih baik lagi ke depannya. Untuk itulah di tahun depan, saya menargetkan 3 besar,” tegas Herman Deru.

Untuk meraih tiga besar, Herman Deru akan memanfaatkan rawa yang tidak produktif menjadi produktif sehingga tetap terjaga dan tidak rawan karhutlah. “Namun, itu juga perlu senergitas semua pihak,” tegasnya.

Tidak hanya memperluas lahan pertanian, Pemprov Sumatera Selatan juga berupaya menjamin ketersediaan pasokan pupuk bagi para petani.

“Pupuk ini juga harus jelas antara subsidi dan non subsidi. Saya sendiri selalu mengingatkan agar perusahaan perkebunan besar tidak memakai pupuk subsidi yang menjadi hak para petani,” terangnya.

Herman Deru yakin apa yang diterapkannya bisa mengantarkan Sumatera Selatan peringkat 3 Provinsi penghasil beras terbesar di Indonesia tahun 2020 nanti.

Berikut Daftar 10 Provinsi Penghasil Beras Terbesar di Indonesia tahun 2019 berdasarkan data yang dikeluarkan BPS melalui hasil penghitungan menggunakan metode Kerangka Sampling Area (KSA).

1.Provinsi Jawa Tengah, dengan luas panen 1.678.479 ha menghasilkan padi 9.655.653 ton GKG atau setara 5.539.448 beras.

2.Provinsi Jawa Timur, dengan luas panen 1.702.426 ha menghasilkan padi 9.580.933,88 ton GKG atau setara 5.496.581 ton beras.

3.Provinsi Jawa Barat, dengan luas panen 1.578.835 ha menghasilkan padi 9.084.957 ton GKG atau setara 5.212.039 ton beras.

4.Provinsi Sulawesi Selatan, dengan luas panen 1.010.188 ha menghasilkan padi 5.054.166 ton GKH atau setara 2.899.575 ton beras.

5.Provinsi Sumatera Selatan, dengan luas panen 539.316 ha menghasilkan padi 2.603.396 ton GKG atau setara 1.493.568 ton beras.

6.Provinsi Lampung, , dengan luas panen 464.103 ha menghasilkan padi 2.164.089 tin GKG atau setara 1.241.538 ton beras.

7.Provinsi Sumatera Utara, dengan luas panen 413.141 ha menghasilkan padi 2.078.901 ton GKG atau setara 1.192.665 ton beras.

8.Provinsi Aceh dengan luas panen 310.012 ha menghasilkan padi 1.714.437 ton GKG atau setara 983.572 ton beras.

9.Provinsi Sumatera Barat, dengan luas panen 311.671 ha menghasilkan padi 1.482.996 ton GKG atau setara 850.794 ton beras.

10.Provinsi Banten, dengan luas tanam 303.731 ha menghasilkan padi 1.470.503 ton GKG atau setara 843.627 ton beras.(Haris)

Related posts