Sanggau, Gpriority.co.id – Masyarakat Tayan yang hidup di aliran sungai diminta tidak membuang sampah ke sungai. Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Sanggau Suherman, S.H., M.H saat menghadiri Kegiatan Gerakan Tayan Bebas Sampah.
Berbicara dalam Gerakan Tayan Bebas Sampah yang dilaksanakan di Kafe Bosswan Bundaran Pulau Tayan Kecamatan Tayan Hilir, Senin (10/6), Pj Bupati Suherman menegaskan membuang sampah ke sungai dapat merusak lingkungan dan merugikan seluruh makhluk hidup bukan hanya manusia.
Dirinya pun mengapresiasi terkait aksi kepedulian terhadap lingkungan dari berbagai pihak yang beberapa waktu lalu bahkan mulai dari anak SD sudah dilibatkan. Dalam sambutannya, secara lengkap Suherman menghaturkan ucapan terima kasih, apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kerja keras seluruh elemen bangsa, seluruh masyarakat: kelompok komunitas, aktivis, dunia usaha, para tokoh perempuan, generasi muda, green leaders, akademisi, jurnalis dan juga jajaran birokrasi di daerah dan di lapangan.
Gerakan Tayan Bebas Sampah menurutnya dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024 dengan Tema: Inovasi Pengelolaan Sampah Kolaboratif Sebagai Upaya Penurunan Dampak Krisis Iklim. Membacakan ulang sambutan Menteri lingkungan Hidup dan Kehutanan, Suherman, menerangkan bahwa Hari Lingkungan Hidup tahun 2024 difokuskan pada kegiatan pemulihan lahan, pengendalian desertifikasi, dan ketahanan terhadap kekeringan.
“Pemulihan lingkungan merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan, dan dapat sekaligus meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan, dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem,” ucapnya seperti dilansir laman Diskominfo Sanggau.
Foto : Diskominfo Sanggau
