Menaker Targetkan Perlindungan Pengendara Ojek Online Rampung Di Akhir 2024, Apa Fungsinya?

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menargetkan aturan perlindungan pengendara ojek online (ojol) akan rampung pada akhir 2024 nanti. Aturan ini akan memberikan kepastian hukum untuk kendaraan roda dua sebagai transportasi umum.

“Penandatanganan dan pengundangan Permen dalam berita negara direncanakan pada Desember 2024,” ujar Ida pada Selasa (21/5) dilansir dari RRI.

Selain itu, nantinya perlindungan ini juga akan menjamin hak berserikat bagi pengemudi ojek online dan taksi online yang bermitra dengan perusahaan aplikasi.

Lebih lanjut Ida mengatakan, peta jalan regulasi perlindungan untuk driver ojol juga sudah ditetapkan. Untuk tahap awal akan dilakukan serap aspirasi atau dialog yang sudah dilaksanakan sejak tahun lalu.

“Serap aspirasi akan dilakukan sampai dengan Agustus 2024 yang direncanakan sebanyak 5 kali. Kami juga laporkan pada 2023 telah dilakukan serap aspirasi dan FGD,” jelasnya.

Untuk tahap selanjutnya, juga akan dilakukan perumusan dan pembahasan draft Permenaker pada September sampai Oktober 2024. Lalu dilanjut dengan melakukan harmonisasi peraturan dengan Kemenkumham pada November 2024.

Adapun Ida memastikan, jika tidak ada kendala yang berarti, aturan akan mulai diundangkan pada Desember 2024.

“Tentu ini pelaksanaannya akan lebih banyak dilakukan sama menteri baru,” tuturnya.

Foto : Ilustrasi / Freepik