Mendag Sebut Ekspor Furnitur RI Capai Rp36 Triliun, Ini 5 Negara Tujuannya

Jakata, GPriority.co.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebutkan nilai ekspor furnitur dan kerajinan Indonesia alami tren positif. Pada periode Januari-November 2024, tercatat ekspor industri ini telah mencapai 2,22 miliar dolar AS atau senilai Rp36,07 triliun.

Adapun Mendag menyebut ada 5 negara tujuan utama ekspor Indonesia, termasuk Belgia.

“Amerika Serikat dengan pangsa pasar 53,20persen, Jepang (6,04persen), Belanda (4,48persen), Jerman (3,73persen), dan Belgia (2,87persen),” kata Mendag dalam peluncuran IFFINA 2025 di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (23/1).

Disamping itu, Mendag Budi mengungkapkan bahwa posisi Indonesia berada di urutan ke-19 di dunia sebagai pemasok furnitur dan kerajinan.

Pada 2023, nilai ekspor produk tersebut mencapai 2,46 miliar dolar AS dengan tren pertumbuhan tahunan sebesar 2,62 persen dalam lima tahun terakhir.

“Situasi ini merupakan peluang pasar yang besar bagi industri furnitur dan kerajinan Indonesia,” kata Mendag Busan.

Lebih lanjut, Mendag Budi optimistis, ekspor furnitur Indonesia akan terus bertambah dan mampu mendongkrak pertumbuhan ekspor Indonesia secara keseluruhan yang ditargetkan naik 7,1 persen.

Untuk itu, Mendag Budi berharap pemerintah, pelaku usaha dan juga asosiasi untuk bekerja sama dan berkolaborasi untuk dapat meningkatkan ekspor.

“Jadi pasar kita itu cukup besar, jangan sampai pasar yang besar ini dimanfaatkan oleh produk-produk asing,” ucap Budi.

Foto: GPriority/Dimas A Putra