Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)Gelang RFIDKLH melakukan inovasi berupa pemberian gelang RFID bagi para pendaki. Lantas, apa itu gelang RFID?
Inovasi ini telah diterapkan di beberapa jalur pendakian di Indonesia, termasuk di Gunung Merbabu melalui jalur Selo, Boyolali. Setiap kelompok pendaki yang telah melakukan reservasi secara daring akan mendapatkan gelang RFID sebelum memulai perjalanan.
RFID adalah teknologi pelacakan berbasis gelombang radio yang memungkinkan alat pemindai (scanner) membaca dan merekam data dari tag atau gelang yang dikenakan pendaki. Gelang ini akan terdeteksi di beberapa titik yang telah dipasangi alat pemindai di sepanjang jalur pendakian.
Dengan teknologi ini, posisi para pendaki dapat dipantau secara berkala. Dalam situasi darurat seperti pendaki tersesat, terjatuh, atau tidak kembali sesuai jadwal, petugas dapat dengan cepat mengidentifikasi lokasi terakhir mereka dan melakukan tindakan penyelamatan.
Selain aspek keselamatan, data dari gelang RFID juga dapat digunakan untuk menganalisis pola pergerakan, kepadatan jalur, serta kebutuhan infrastruktur di titik-titik tertentu. Analisis ini dinilai penting bagi pengelola taman nasional dalam merancang kebijakan pengembangan dan perbaikan jalur pendakian.
KLHK berharap penerapan gelang RFID bisa menjadi standar baru dalam aktivitas pendakian di Indonesia. Teknologi ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pelacakan, tetapi juga sarana edukasi bagi para pendaki terkait pentingnya keselamatan dan kedisiplinan di alam bebas.
Ke depan, KLHK berencana memperluas penerapan gelang RFID ke lebih banyak jalur pendakian guna menciptakan ekosistem wisata alam yang lebih aman, tertib, dan ramah lingkungan.
Foto: Instagram @daffawardhana
