Jakarta, GPriority.co.id – Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten memiliki objek wisata kuliner baru bernama Kampoeng Pecel.
Kampoeng Pecel mulai dibuka pada September 2020 yang lalu. Didirikan di lahan seluas 2.500 meter persegi milik warga.
Lokasinya berada di Dukuh Mojonegoro yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Berdirinya lokasi wisata ini, bermula dari budidaya sayuran yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) yang memanfaatkan perkarangan rumah warga.
Jam operasional di Kampoeng Pecel ini adalah setiap hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 08.00-15.00 WIB.
Di tempat ini menyajikan makanan andalan berupa pecel dan es dawet lidah buaya. Selain itu, Kampoeng Pecel juga menawarkan suasana alam pedesaan.
Namun, untuk memesan makanan seperti pecel dan minuman Dawet Lidah Buayanya, wisatawan tetap harus membayar.
Untuk satu paket pecel berkisar mulai dari Rp5.000 hingga Rp20.000, lengkap dengan dawet lidah buaya.
Jika kamu ingin menikmati kesegaran dawet lidah buayanya saja, cukup keluarkan uang sebesar Rp5.000.
Bagi kamu penikmat alam, Kampoeng Pecel tidak hanya melulu soal wisata kuliner, kamu juga bisa bermalam di tengah hutan bambu yang masih asri ini dengan mendirikan tenda.
Pihak Agrowisata Lereng Katresnan Mojorejo telah menyediakan camping ground atau tempat berkemah lengkap dengan sewa tendanya.
Terdapat beberapa tenda berwarna biru yang sudah disediakan di lahan milik warga desa yang sudah tidak produktif. (srw.foto: Istimewa)
