Menlu Retno: Diplomasi Indonesia untuk Palestina Belum Selesai, Akan Terus Berlanjut

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, secara tegas menyampaikan bahwa Indonesia akan terus beri dukungan untuk Palestina. Diplomasi Indonesia akan terus berlanjut. Bahkan bukan hanya dari segi kemanusiaan.

“Diplomasi Indonesia untuk Palestina belumlah selesai. Diplomasi Indonesia harus terus berlanjut, baik dari sisi politik, ekonomi, kemanusiaan, dan juga hukum internasional,” tegasnya.

Retno juga menekankan, bahwa diplomasi ini akan terus dilakukan sampai bangsa Palestina dapat menikmati kemerdekaan yang sepenuh-penuhnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Retno mengatakan bahwa pandangan dan masukan dari para ahli hukum internasional sangatlah diperlukan.

“Karena hukum internasional adalah elemen penting dari politik luar negeri dan diplomasi. Terkhusus, diplomasi Indonesia,” ujar Retno.

Dalam kesempatan tersebut, Retno juga mengapresiasi kehadiran dan kontribusi dari para pakar hukum internasional yang hadir dalam acara Diskusi “Advisory Opinion di Mahkamah Internasional: Upaya Mendukung Kemerdekaan Palestina Melalui Penegakkan Hukum Internasional”.

Para pakar hukum internasional ini berperan dalam menyumbangkan pikiran dan gagasan dalam memperkaya dan menajamkan pandangan hukum Indonesia, yang akan disampaikan oleh Retno melalui Mahkamah Internasional pada bulan Februari mendatang.

“Terima kasih. Ini tidak hanya untuk mendukung diplomasi Indonesia, tetapi juga untuk mendukung penegakan world order berdasarkan hukum internasional. Juga mendukung saudara-saudari kita di Palestina untuk mencapai cita-cita kemerdekaannya,” sambung Retno.

Dirinya juga berharap agar acara diskusi tersebut dapat memberikan manfaat bagi dunia, terutama Palestina.

“Mudah-mudahan upaya kita hari ini akan banyak manfaatnya bagi kita, bagi dunia, dan terutama bagi Palestina. Terima kasih, wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh,” tutur Retno seraya menutup pidato pembukaan acara diskusi tersebut.

Foto : Nindya