Menteri Maman Usul UMKM Buat Produk KW Usai Banjir Impor Dari China

Menteri UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Maman Abdurrahman usul UMKM buat barang KW/Foto : Dok. Kementerian UMKM Menteri UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Maman Abdurrahman usul UMKM buat barang KW/Foto : Dok. Kementerian UMKM

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Maman Abdurrahman, menyoroti produk impor dari China yang jumlahnya semakin membludak, sebagaimana dilansir dari laporan ANTARA pada Minggu (19/10).

Oleh karenanya, Maman memiliki ide yang dinilai kontroversial dengan menyarankan para pelaku UMKM untuk memproduksi barang KW. Strategi ini dilakukan guna menghadapi serbuan produk impor asal China.

Maman melanjutkan, langkah tersebut dapat menjadi alternatif agar para pelaku UMKM lokal mampu bersaing pada pasar domestik yang kini dipenuhi dengan berbagai produk murah dari luar negeri.

“Daripada pusing melawan barang impor, kenapa UMKM kita tidak produksi tas-tas KW juga seperti mereka,” ujar Maman pada acara Trade Expo Indonesia, Rabu (15/10) lalu.

Menurut Maman produk KW lokal dapat dibuat semirip mungkin dengan produk impor, namun dengan menggunakan merk berbeda supaya tak melanggar hak kekayaan intelektual (HKI).

Maman menegaskan bahwa ide tersebut tak akan bermasalah dengan hukum karena HKI dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia sendiri. Oleh karenanya, memproduksi barang serupa tak perlu dikhawatirkan oleh para pelaku UMKM.

Maman berpendapat, selama produk tersebut dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat serta memperkuat daya saing UMKM, maka ide ini sangat layak untuk dipertimbangkan guna melawan dominasi produk China di tanah air dengan langkah yang kreatif.

“Ini baru ide, saya pikir daripada kita repot-repot, ya, pusing-pusing, kenapa enggak UMKM kita juga produksi saja tas-tas KW juga kaya mereka (China). Ini baru ide, ya,” tekannya.