Hobi Berkemah di Hutan Bisa Tingkatkan Imun Untuk Perangi Sel Kanker

berkemah di hutan memiliki istilah lain seperti forest bathing atau shinrin-yoku yang bisa meningkatkan imun untuk memerangi sel kanker/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik berkemah di hutan memiliki istilah lain seperti forest bathing atau shinrin-yoku yang bisa meningkatkan imun untuk memerangi sel kanker/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik

Jakarta, GPriority.co.id – Camping atau berkemah di hutan bukan sekadar hobi. Banyak orang yang melakukan kegiatan ini untuk menghilangkan stres atau menyegarkan pikiran dan tubuh dari rutinitas sehari-hari.

Ternyata, berkemah di hutan memiliki istilah lain seperti forest bathing atau shinrin-yoku. Bukan hanya jalan-jalan biasa, menurut penelitian yang dilansir dari NY Post pada Minggu (19/10), aktivitas ini memiliki efek nyata ke tubuh kita.

Salah satunya yaitu tubuh kita dapat meningkatkan produksi sel imun yang sangat penting bernama Natural Killer (NK Cells). Sel imun ini seperti pasukan elit yang berguna untuk menghancurkan sel kanker.

Hal ini bisa terjadi karena ketika kita berkemah di hutan, kita akan menghirup fitonsida yang merupakan senyawa alami yang dilepas pohon dan tanaman. Fitonsida inilah yang kemudian membuat sel NK semakin aktif.

Hebatnya lagi, sel NK bukan hanya muncul, tetapi juga mengeluarkan senjata rahasia berupa enzim penghancur seperti granulenzim A&B yang membuat kita serasa mendapat upgrade skill.

Di sisi lain, suasana hutan yang tenang dan sejuk juga membuat hormon stres atau kortisol menurun. Ketika tingkat stres menurun, otomatis sistem imun juga akan bekerja lebih maksimal.

Efek peningkatan sel NK ini juga tidak langsung hilang ketika kita pulang dari kemah. Jadi, tubuh masih memiliki perisai ekstra untuk beberapa waktu ke depan.

Menurut riset, aktivitas sel NK dapat bertahan dari 7 hari hingga 1 bulan setelah melakukan aktivitas berkemah di hutan. Sehingga, dapat dipastikan sekali camping saja memiliki banyak manfaat dalam jangka waktu panjang.