Mufest 2020 Bisa Menjadi Kiblat Trend Busana Muslim Dunia

Jakarta,Gpriority-Indonesia menjadi salah satu satu kiblat tren busana muslim dunia. Alasan itulah yang membuat Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan Dyandra Promosindo kembali menggelar Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020.

Acara yang akan digelar pada 20-23 Februari mendatang di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan,Jakarta akan menghadirkan busana muslim terbaru yang akan menjadi tren setter busana muslim dunia.

Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) mengatakan, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, kita seharusnya bisa menjadi pemain penting di industri pakaian muslim dunia. Kita memiliki potensi baik dari segi kualitas, kuantitas, inovasi, teknologi, tren dan Iain-Iain.
Ali juga mengatakan, ” Konsumsi fashion muslim di Indonesia setiap tahunnya bertumbuh sekitar 18 persen per tahun. lni merupakan peluang yang harus dimanfaatkan oleh para pemain industri untuk terus menghasilkan produk fashion yang bisa memenuhi kebutuhan pasar lokal dan internasional”.
“Melalui MUFFEST kami berharap semua pemangku kepentingan industri fashion muslim bisa mendukung tujuan ini dan menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dan pameran fashion muslim dunia,” jelas Ali.
Untuk areanya, Apriani GM Operasional Dyandra Promosindo saat jumpa pers di Goodrich Suites pada Senin (27/1/2020) akan menggunakan lahan yang lebih besar yang dibagi menjadi beberapa zona di hall yang digunakan seperti Main Lobby, Plenary Hall, dan Cendrawasihh Hall.
“Tahun ini kami juga meningkatkan area pameran yang kami bagi menjadi beberapa zona untuk memudahkan pengunjung.” terang Apriani.

Untuk acaranya sendiri Apriani menjelaskan ada fashion show, kegiatan talkshow, seminar, area untuk exhibition retail (B2C), dan acara lainnya. ” Yang membuat acara ini menjadi bertambah menarik adalah program talkshow yang akan menghadirkan Summer Albarcha f ashion influencer dari New York,”jelas Apriani.
Apriani juga menjelaskan selain acara tersebut MUFFEST 2020 juga menggelar Modest Young Designer Competition (MYDC) supported by Asia Pacific Rayon. kompetisi ini diselenggarakan untuk menjaring talenta desainer muda di bidang fashion muslim. ” Setelah melalui proses seleksi dewan Juri memilih 15 finalis MYDC 2020 untuk kemudian di Iakukan pelatihan.Di hari ketiga MUFFEST 2020, 15 Finalis tersebut akan menampilkan karyanya untuk kemudian ditentukan pemenang MYDC 2020. Dua acara lainnya seperti Wardah NEXT FACE MUFFEST 2020 dan Wardah Make Up & Hijab Do Competition 2020 juga diselenggarakan,” ujar Apriani.

Tahun ini, acara yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui BBPLK,Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI,Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulteng,Wardah,Asia Pacific Rayon,USB Gold,Djarum Foundation,Dauky,Sharp Indonesia,BNI Syariah,Gistex, Grab,Niagara Indah Busana,You C1000,Goodrich Suites Artotel Portfolio menghadirkan para desainer busana muslim Indonesia baik yang sudah memiliki nama maupun desainer muda yang baru merintis jejak mereka di industri fashion Indonesia. Beberapa desainer yang akan menampilkan karya mereka pada MUFFEST 2020 antara Iain Ria Miranda, Nuniek Mawardi, Monika Jufry, Sofie, Barli Asmara, Ayu Dyah Andari, ETU, KAMI, Deden Siswanto, lvan Gunawan, Rani Hatta, lrna Mutiara, Wignyo Rahadi, Lisa Fitria, Raegitazoro, Hannie Hananto, Itang Yunasz, dan lain-lain.
Tidak hanya itu,dalam gelaran ini pihak penyelenggara juga menggandeng para pelaku usaha kecil dan menengah yang menjadi pendukung industri fashion melalui berbagai produk turunan fashion yang mereka hasilkan. “MUFFEST diharapkan bisa berkontribusi bagi ekonomi nasional dengan memajukan dan mendorong potensi industri fashion muslim baik dari tingkat terkecil hingga terbesar,” ucap Apriani.
Selain itu MUFFEST juga mengajak para partisipan untuk paling tidak menyadari dan peduli atas keberlangsungan kehidupan, keselarasan Iingkungan, melalui berbagai upaya, baik berupa penyampaian informasi dan ajakan, maupun mengusung produk cycle (daur ulang)
Untuk animo masyakat Apriani mengatakan, dari tahun ke tahun animo masyarakat terhadap MUFFEST terus meningkat.Hal ini bisa terlihat dari peningkatan jumlah pengunjung dan nilai transaksi yang berhasil dibukukan.
“Untuk tahun ini, pihak penyelenggara menargetkan mampu menarik 55.000 pengunjung dan mencatatkan transaksi sebesar Rp. 43 M,” tegas Apriani.

Apriani juga mengatakan,melihat antusiasme masyarakat yang demikian tinggi terhadap penyelenggaraan MUFFEST Dyandra promosindo dan IFC terus meningkatkan berbagai fasilitas pendukung demi keamanan pengunjung.(Hs.Foto:Hs)

Related posts