Luwu, Gpriority.co.id -Sutrawati (52), ibu aktivis kemanusiaan asal Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Andi Angga Parasadewa (33) yang disebut diculik pasukan Israel, meminta Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk dibebaskan.
Langkah ini ditempuh karena Orang tua Angga, menilai anaknya bersama timnya berlayar jauh dari Tanah Air demi membawa bantuan kemanusiaan yang dikirim Lembaga Kemanusiaan Rumah Zakat.
“Kami berharap Pemerintahan Bapak Presiden Prabowo, bisa menyelamatkan anak kami Angga, anak kami bukan teroris seperti yang dituduhkan, Ia berangkat atas nama lembaga Zakat,” ungkap Sutrawati.
Ibunda Andi Angga, Sutrawati Kaharuddin, mengaku terus teringat pesan terakhir anaknya sebelum komunikasi mendadak terputus di tengah perjalanan laut saat menuju Gaza Palestina, beberapa hari lalu.
Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan, Hasbi Syamsu Ali, mendesak Pemerintah Republik Indonesia segera mengambil langkah diplomatik menyusul penahanan relawan kemanusiaan asal Luwu.
Ia prihatin mendalam sekaligus solidaritas penuh kepada Andi Angga Prasadewa dan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang ikut ditahan dalam misi kemanusiaan tersebut.
“BPW KKLR Sulsel prihatin mendalam dan solid penuh kepada Andi Angga Prasadewa beserta seluruh Warga Negara Indonesia yang mengalami penahanan dalam misi kemanusiaan tersebut” terang Hasby Syamsu Ali.
Andi Angga diketahui putra asal Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu. Ia tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla 2026 yang membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza. Namun kapal yang ditumpanginya dilaporkan dicegat militer Israel di wilayah Mediterania Timur.
BPW KKLR Sulsel menilai aksi kemanusiaan yang dilakukan Andi Angga bersama para relawan lainnya merupakan tindakan mulia dan sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia tentang perdamaian dan kemanusiaan dunia.
Foto : Dok
