Jakarta, GPriority.co.id – Jalur Pendakian Gunung Argopuro kembali. Jalur ini dibuka setelah hampir sepuluh bulan ditutup karena kebakaran hutan dan lahan.
Pengumuman ini disampaikan dalam surat edaran dengan Nomor: PG. 1328/K.2/BIDTEK/KSA.04.01/B/7/2025.
Menurut surat itu, pembukaan ini bertujuan untuk meningkatkan edukasi masyarakat terhadap Kawasan Suaka MargasatwaDataran Tinggi.
Maka itu, Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi (Pintu Masuk Pos Bermi dan Pintu Masuk Pos Baderan) terhitung mulai tanggal 21 Juli 2025 dibuka untuk kunjungan kegiatan wisata alam terbatas, kegiatan pendidikan dan penelitian untuk umum.
Kepala BKSDA Jatim, Nur Patria mengatakan sebelumnya pendakian hanya diperbolehkan naik dan turun melalui jalur Banderan.
“Kini, pendaki bisa melanjutkan perjalanan ke Puncak Argopuro dan turun di Bremi,” kata Nur dikutip, Selasa (22/7).
Lewat pembukaan ini, BKSDA Jatim mengimbau agar tetap mengikuti ketentuan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan serta mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.
Selain itu, Nur menambahkan bahwa jumlah pendaki dibatasi maksimal 200 orang per hari. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap ekosistem Argopuro, sekaligus menjaga kenyamanan dan keamanan selama pendakian.
“Pembatasan ini disepakati bersama berbagai pihak, termasuk Pemkab Situbondo dan Probolinggo, Forkopimda, TNI, dan Polri,” tambahnya.
Pemesanan tiket pendakian masuk dilakukan secara online melalui website www.tiket.bbksdaiatim.org.
