Pembangunan Pabrik BYD di Subang Diganggu Ormas

Pembangunan Pabrik BYD di Subang Diganggu Ormas Pembangunan Pabrik BYD di Subang Diganggu Ormas

Jakarta, GPriority.co.id – Pembangunan pabrik BYD (Build Your Dreams) di Subang, Jawa Barat, menjadi sorotan usai belum lama ini dilaporkan diganggu oleh Ormas (Organisasi Masyarakat). Hal ini dikonfirmasi oleh Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno.

“Sempat ada permasalahan terkait premanisme ormas yang mengganggu pembangun dari sarana produksi BYD. Saya kira itu harus tegas, pemerintah perlu tegas untuk menangani permasalahan ini.
Faktanya, keterlibatan ormas dalam proyek besar seperti ini, bukanlah hal baru terjadi di Jawa Barat.

Sebelumnya, pembangunan pabrik di Indramayu, juga mendapat gangguan dari ormas. Hal ini dikarenakan Jawa Barat merupakan daerah dengan jumlah ormas terbanyak di Indonesia.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) Indonesia memiliki total ormas sebanyak 512.997 ormas, dan terdaftar paling banyak di daerah Jawa Barat.

BYD Indonesia: Optimis Berjalan Lancar

Kendati menerima gangguan tersebut, pihak BYD Indonesia memberikan pernyataan jika mereka tetap optimis pembangunan pabrik BYD ini akan berjalan lancar, dan akan beroperasi sesuai target di tahun 2026 mendatang.

Luther T. Pandjaitan, Head of Marketing, PR, dan Government BYD Indonesia mengatakan jika BYD fokus berkomitmen untuk melakukan investasi di Indonesia, lewat pembangunan pabrik. Kini pihak perusahaan juga berupaya agar pembangunan pabrik dapat dipercepat.

“Hingga saat ini seluruh proses persiapan dan pembangunan pabrik berjalan dengan baik,” Luther mengonfirmasi.

Sebagai informasi, proyek pembangunan pabrik BYD di Subang menjadi investasi bernilai besar, dengan angka Rp 11,7 triliun. Pabrik ini diproyeksikan memiliki kapasitass produksi hingga 150.000 unit mobil listrik per tahunnya, dan menjadikannya sebagai pusat industri otomotif berbasis listrik di kawasan.
Nantinya, pabrik BYD Indonesia juga akan membuka 18.000 lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitarnya.

Foto : Dok. BYD Factory