Jakarta, GPriority.co.id – Pasar kendaraan murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) mulai menunjukkan tanda pemulihan pada April 2026 setelah sempat melambat selama periode libur Lebaran.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat distribusi wholesales segmen LCGC mencapai 8.992 unit pada April 2026.
Jumlah tersebut ikut mendongkrak total distribusi mobil nasional yang menyentuh angka 80.776 unit sepanjang bulan lalu.
Secara keseluruhan, pasar otomotif Indonesia
tumbuh hingga 31,8 persen dibandingkan Maret 2026. Meski demikian, pangsa pasar LCGC masih bertahan di level 11 persen.
Angka tersebut tergolong stabil dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi masih lebih rendah dibandingkan tren normal tahunan yang biasanya mampu mencapai 15 hingga 20 persen dari total pasar mobil nasional.
Dalam kurun satu bulan, distribusi mobil LCGC meningkat sebanyak 2.267 unit. Sebagai perbandingan, penjualan wholesales pada Maret 2026 hanya berada di angka 6.725 unit.
Artinya, terjadi kenaikan sekitar 33,7 persen pada April 2026.
Meski mencatat pertumbuhan bulanan yang cukup signifikan, performa tahunan segmen mobil murah masih mengalami tekanan.
Sepanjang Januari hingga April 2026, total penjualan LCGC tercatat 37.823 unit atau turun sekitar 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 50.416 unit.
Di tengah persaingan pasar, Toyota Calya masih menjadi model terlaris di segmen LCGC dengan distribusi mencapai 3.076 unit.
Posisi kedua ditempati Daihatsu Sigra yang mencatatkan distribusi 2.331 unit.
Sementara itu, Honda Brio Satya berada di urutan ketiga dengan angka penjualan 1.522 unit.
Kemudian disusul Toyota Agya sebanyak 1.449 unit dan Daihatsu Ayla dengan distribusi 614 unit.
Belum pulihnya pasar LCGC secara maksimal disebut dipengaruhi daya beli masyarakat yang masih terbatas.
Selain itu, segmen mobil murah kini mulai menghadapi tekanan baru dari kehadiran mobil hybrid harga ekonomis hingga kendaraan listrik entry level yang semakin diminati konsumen.
Meski begitu, kenaikan distribusi hampir di seluruh model LCGC dinilai menjadi sinyal optimisme bagi industri otomotif nasional memasuki kuartal kedua 2026.
