23 Bulan Jadi Presiden, Prabowo 6 Kali Reshuffle Kabinet Merah Putih

Dalam 23 bulan masa kepemimpinannya hingga September 2026, Prabowo tercatat telah melakukan enam kali reshuffle Kabinet Merah Putih/Foto : Dok. Instagram @sekretariat.kabinet Dalam 23 bulan masa kepemimpinannya hingga September 2026, Prabowo tercatat telah melakukan enam kali reshuffle Kabinet Merah Putih/Foto : Dok. Instagram @sekretariat.kabinet

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto telah menjalani hampir dua tahun pemerintahan sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.

Dalam 23 bulan masa kepemimpinannya hingga September 2026, Prabowo tercatat telah melakukan enam kali reshuffle Kabinet Merah Putih, dengan perubahan jabatan yang berlangsung di kementerian maupun sejumlah lembaga strategis. ANTARA mencatat pergantian Menteri Keuangan pada 14 September 2026 sebagai reshuffle keenam pemerintahan Prabowo-Gibran.


Enam kali reshuffle Kabinet Merah Putih

Reshuffle pertama berlangsung pada 19 Februari 2025. Prabowo memberhentikan Satryo Soemantri Brodjonegoro dari jabatan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Posisi tersebut kemudian diisi Brian Yuliarto yang dilantik pada hari yang sama.

Reshuffle kedua terjadi pada 8 September 2025. Dalam perombakan ini, sejumlah posisi menteri berubah, termasuk Menteri Keuangan. Sri Mulyani kemudian digantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pada periode tersebut juga terjadi perubahan pada sejumlah posisi lain di kabinet. Pemerintah menyebut Budi Gunawan dan Dito Ariotedjo telah menyelesaikan tugas sebagai Menko Polkam dan Menpora.

Reshuffle ketiga berlangsung pada 17 September 2025. Pada hari tersebut Prabowo melantik sejumlah menteri dan wakil menteri sekaligus melakukan perubahan pada beberapa jabatan strategis. Di antaranya Muhammad Qodari menjadi Kepala Staf Kepresidenan, Ahmad Dofiri menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian, sementara Sarah Sadiqa dilantik sebagai Kepala LKPP.

Reshuffle keempat berlangsung pada 8 Oktober 2025 dengan pelantikan Akhmad Wiagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri dan Benyamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan.

Reshuffle kelima terjadi pada 27 April 2026. Prabowo melakukan sejumlah perubahan jabatan, antara lain melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, dan Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.

Reshuffle keenam berlangsung pada 14 September 2026. Prabowo mengganti Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan. Suahasil sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan.

Sebelumnya, pemerintah juga menegaskan bahwa evaluasi terhadap kabinet dilakukan secara rutin. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, “proses evaluasi atau pengawasan itu tidak selalu kemudian berujung dengan adanya ‘reshuffle’.”

Dengan enam kali perubahan tersebut, reshuffle pemerintahan Prabowo berlangsung beberapa kali dalam 23 bulan pertama masa kepresidenannya.