‘Post Holiday Blues’, Gangguan Kecemasan Pasca Liburan Bisa Picu Depresi

Jakarta, GPriority.co.id – Kamu pernah mengalami gangguan kecemasan atau perasaan sedih pasca liburan?

Bisa jadi, gangguan ini dapat mempengaruhi kegiatan yang tengah jalani hingga berdampak pada keseharianmu. Fenomena ini disebut Post Holiday Blues.

Apa itu Post Holiday Blues?

Post Holiday blues mengacu pada perasaan sedih, kesepian, atau kecemasan yang seringkali muncul selama musim liburan. Meskipun banyak orang mengaitkan liburan dengan kebahagiaan, merayakan bersama keluarga dan teman, banyak orang juga merasa tertekan selama periode ini.

Beberapa alasan yang umum menyebabkan holiday blues termasuk kesepian karena jauh dari keluarga atau orang yang dicintai, tekanan finansial karena biaya liburan yang tinggi, ekspektasi yang tinggi untuk merayakan secara sempurna, atau kesadaran tentang kehilangan orang yang dicintai selama periode liburan.

Selain itu, perbandingan sosial yang kuat selama liburan dapat memicu perasaan tidak berharga atau tidak memadai. Media sosial dan tekanan dari lingkungan sekitar untuk merayakan secara besar-besaran dapat membuat orang merasa tertekan jika mereka tidak memiliki dukungan sosial yang kuat atau sumber daya finansial yang mencukupi.

Holiday blues juga bisa dipengaruhi oleh perubahan musim dan cuaca. Di beberapa wilayah, musim liburan berdekatan dengan musim dingin, yang bisa memengaruhi suasana hati dan kesejahteraan psikologis secara keseluruhan. Kurangnya sinar matahari dan suhu yang dingin dapat berkontribusi pada hilangnya energi dan suasana hati yang kurang baik.

Bisa picu depresi

Untuk beberapa orang, perasaan ini hanya bersifat sementara dan akan mereda setelah periode liburan berakhir. Namun, bagi yang lain, holiday blues dapat berkembang menjadi depresi yang lebih serius.

Oleh karena itu, penting untuk menyadari perasaan ini dan mencari dukungan jika perlu. Mendiskusikan perasaan dengan seseorang yang dipercayai atau mencari bantuan dari profesional kesehatan mental bisa membantu mengatasi holiday blues.

Cara mengatasinya

Meskipun tidak semua orang mengalami holiday blues, penting untuk memiliki pemahaman yang kuat bahwa perasaan ini adalah hal yang wajar dan bisa terjadi pada siapapun. Mengakui emosi dan mencari cara untuk mengelola stres selama musim liburan dapat membantu menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Begini cara mengatasinya

1. Mulai melakukan aktivitas dengan intensitas yang ringan terlebih dahulu dan baru kemudian menambah beban aktivitas yang dilakukan secara bertahap

2. Mendapatkan cukup tidur di malam hari

3. Mengonsumsi makanan yang sehat

4. Melakukan olahraga secara rutin

5. Tetap berkomunikasi dengan orang-orang yang ditemui selama liburan untuk meningkatkan perasaan nyaman

6. Mengatur jadwal atau membuat perencanaan untuk liburan selanjutnya yang akan dilakukan, termasuk mencoba sesuatu yang baru