Kemenag Dapat Nilai Akuntabilitas Kinerja ‘Sangat Baik’ dari KemenPANRB

Jakarta, GPriority.co.id – Kementeriaan Agama (Kemenag) menerima penilaian Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023. Penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) ini menilai akuntabilitas kinerja Kemenag tahun 2023 sangat baik.

Penilaian ini tertuang dalam surat Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan dan RB Erwan Agus Purwanto tentang Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Tahun 2023. Surat tertanggal 27 November 2023 itu ditujukan kepada Sekjen Kemenag, Nizar Ali.

“Hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja Kementerian Agama, nilainya 74,28 dengan predikat “BB”. Ini menunjukkan bahwa implementasi akuntabilitas kinerja “Sangat Baik”,” ujar Sekjen Kemenag Nizar, dalam keterangan terlulis dikutip, Selasa (2/1).

Nizar mengatakan, implementasi AKIP Kemenag sudah sangat baik pada level Kementerian dan sebagian besar unit kerja.

Kata Nizar, ini ditandai dengan mulai terwujudnya efisiensi penggunaan anggaran dalam mencapai kinerja serta memiliki sistem manajemen kinerja yang andal dan berbasis teknologi informasi.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setjen Kemenag Nurudin menyebut, ada empat komponen yang dinilai, yaitu: Perencanaan Kinerja (bobot 30), Pengukuran Kinerja (bobot 30), Pelaporan Kinerja (bobot 15), dan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal (bobot 25).

Menurut Nurudin, hasil evaluasi Kemen PANRB tahun ini menunjukkan ada peningkatan nilai pada tiga komponen jika dibandingkan dengan 2022. Perencanaan Kinerja 2022 nilainya 22,80 naik di 2023 menjadi 23,10. Komponen Pengukuran Kinerja di 2022 nilainya 21,06 naik menjadi 21,64. Sementara untuk komponen Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal, nilai 2022 adalah 17,38 naik di 2023 menjadi 17,82.

“Hanya komponen Pelaporan Kinerja yang nilainya sama di 2022 dan 2023, yaitu 11,72 dari bobot maksimal 15,” sebut Nurudin.

Meski AKIP dinilai sudah sangat baik, lanjut Nurudin, Kemenag akan terus melakukan perbaikan dan penguatan dalam implementasi akuntabilitas kinerja di 2024.