Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengaku kerap mendapat kritik keras dari kader PDI Perjuangan selama menjabat sebagai Kepala Negara.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam sidang paripurna DPR RI, Rabu (20/5).
“Kadang-kadang saya malam-malam sebelum tidur, piluh hati saya. Ini anggota PDIP ini kadang-kadang kritiknya keras banget,” kata Prabowo, seperti disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.
Meski demikian, Prabowo mengaku tidak mempermasalahkan kritik tersebut. Menurutnya, kritik justru menjadi pengingat yang dapat menyelamatkan seseorang dari kesalahan.
“Tapi saya sadar lama-lama, sebetulnya mungkin ada dasarnya. Ada pepatah yang mengatakan, kalau orang mengingatkan kita, walaupun kita tidak suka dikasih peringatan, tapi sebenarnya dia menyelamatkan kita, saudara-saudara kalian,” ucap dia.
Prabowo juga mengaku menghormati sikap PDI Perjuangan, termasuk dalam urusan pemerintahan dan proyek-proyek negara.
“Jadi saya, saya terima kasih, saya hormati pengorbanan kalian. Kalau di pemerintah kan banyak, banyak fasilitas. Tapi banyak, saya selalu mengatakan, menteri-menteri minta petunjuk,Pak, ini bagaimana Pak? Ada proyek, ada tender, tapi ini di belakangnya PDIP,” jelas Prabowo.
“Apa jawaban saya? Tidak ada masalah, kalau dia menang, dia menang saja. Jangan kita lihat latar belakangnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pernah membantunya saat dirinya belum berkuasa.
“Tenang saja, karena waktu saya tidak berkuasa,waktu saya tidak berkuasa, Ibu Mega juga bantu saya di bidang ekonomi. Tidak, saya mau terbuka, saya mau terbuka, saya tidak berkuasa. Waktu itu, alias lontang lantung lah,” tutur Prabowo.
Menurutnya, Megawati pernah meminta agar proyek yang dimenangkan Prabowo tidak diganggu meski berbeda latar belakang politik.
“Ibu Megawati Sukarnoputri intervensi mengatakan, kalau memang Prabowo yang menang tender itu, jangan diganggu, diteruskan. Saya sekarang mengikuti contoh beliau, saya sekarang presiden, tidak boleh kita lihat latar belakang politik. Kalau dia benar, dia menang dengan benar, harus kita berikan,” pungkas Prabowo.
