Program MBG Sudah Salurkan 8,3 Miliar Porsi, Prabowo Akui Banyak Kekurangan

Presiden Prabowo Subianto/Foto Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah telah memberikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat Indonesia sebanyak 8,3 miliar porsi selama periode 6 Januari 2025 hingga 19 Mei 2026. Adapun jumlah sajian per hari mencapai 62.454.064 porsi.

Data tersebut ditampilkan Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5).

Dalam data tersebut terlihat bahwa, program MBG disebut telah membangun 28.913 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain itu, Badan Gizi Nasional (BGN) telah memiliki 28.390 mitra dan menyerap 1.278.262 tenaga kerja. Program ini juga telah menjangkau 374.175 sekolah di Indonesia.

Jumlah pemasok atau supplier MBG saat ini mencapai 140.289, yang terdiri dari 58.935 UMKM, 13.144 koperasi, 678 KDMP, 1.381 BUMDes, 156 BUMDesma, serta 65.996 supplier lainnya.

Adapun perputaran uang di desa akibat program MBG disebut mencapai Rp45 juta per dapur per hari, Rp900 juta per dapur per bulan, dan Rp10,8 miliar per dapur per tahun.

Prabowo mengatakan pemberian MBG kepada masyarakat kurang mampu merupakan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 dan 34 sehingga harus dijalankan negara.

“Makan bergizi gratis sekarang sudah dinikmati oleh 6,4 juta penerima, setiap harinya. Angka ini termasuk 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui dan 8,3 ribu ibu hamil. Kita juga akan memberi MBG ke 500 ribu lansia, yang tinggal sendiri, yang hidup sebatang kara dan yang membutuhkan makan bergizi. Karena apa? Itu adalah perintah undang-undang dasar pasal 33 dan 34, bahwa kaum miskin hatus diurus oleh negara,” kata Prabowo, sebagaimana disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Meski begitu, Prabowo mengakui pelaksanaan MBG masih memiliki banyak kekurangan. Ia pun mempersilakan kepala daerah maupun anggota legislatif untuk memeriksa seluruh dapur SPPG agar setiap persoalan dapat segera diperbaiki.

“Kita mengakui bahwa dalam pengelolaan MBG masih banyak kekurangan, kita sudah tutup lebih dari 3 ribu dapur, saya sudah minta para pejabat dan saya persilahkan anggota DPR, Bupati, dimana-mana, silahkan periksa semua dapur. Kalau ada yang tidak sesuai laporkan segera, akan segera kita tindak. Kita tidak akan mengizinkan masalah yang begini penting untuk diurus secara tidak besar,” tegas Prabowo.